JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tahap kedua di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, akan segera berakhir pada 30 September 2026 mendatang.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengatakan status siaga darurat Karhutla di Kabupaten Tebo saat ini telah memasuki tahap kedua.
Status tersebut berlaku sejak awal September hingga akhir September 2026.
"Meski demikian, nanti kita akan evaluasi kembali apabila ada kemungkinan untuk diperpanjang ke bulan berikutnya," ujar Joko, Jumat (25/9/2026).
Lanjut Joko, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta BPBD Provinsi Jambi.
Menurutnya, pemantauan terhadap potensi Karhutla juga terus dilakukan melalui posko-posko yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Tebo.
"Kita tetap melakukan pemantauan di posko-posko yang ada di beberapa wilayah di Kabupaten Tebo. Di sana sudah ada penempatan dari TNI-Polri, BPBD dan regu pemadam kebakaran (RPK) yang ada di setiap perusahaan masing-masing," pungkasnya. (DVD)
Status Siaga Darurat Karhutla Tebo Berakhir 30 September, Bakal Dievaluasi
BMKG Ungkap Kapan Kemarau Jambi Berakhir, Hujan Mulai Datang Bertahap
Porprov Jambi 2026 Resmi Ditunda, Anggaran Daerah Jadi Kendala
Tersandung Indisipliner, Dua ASN DLH-Hub Tebo Terancam Dipecat
Khalis Mustiko Buka Muscam VI, Sunyoto dan H. Sabli Kembali Nahkodai Golkar
Tol Palembang-Betung Capai 87 Persen, Konektivitas Menuju Jambi Terus Dikebut
Tiga Periode di DPRD, H. Radi Hartono Kembali Nahkodai Golkar Sumay