Kualitas Udara Memburuk, Dinkes-IWO Tanjab Barat Bagikan Ribuan Masker

Senin, 05 Oktober 2026 - 14:51:40 WIB - Dibaca: 43 kali

Dinkes dan IWO Tanjab Barat membagikan masker gratis kepada warga di Kuala Tungkal. Foto: Syahrial
Dinkes dan IWO Tanjab Barat membagikan masker gratis kepada warga di Kuala Tungkal. Foto: Syahrial ()

JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR- Memburuknya kualitas udara di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanjab Barat turun ke jalan. Ribuan masker gratis dibagikan kepada warga dan pengguna jalan.

Aksi tersebut digelar pada Senin (5/10/2026) siang. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap dampak buruk paparan udara yang dinilai berisiko bagi kesehatan.

Tim gabungan menyasar tiga titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, yakni Simpang Lampu Merah Siswa, Simpang Lampu Merah Sriwijaya, serta kawasan depan Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat.

Masker dibagikan langsung kepada pengendara sepeda motor, sopir angkutan, hingga masyarakat yang melintas di lokasi.

Kondisi udara yang semakin mengkhawatirkan menjadi perhatian karena paparan udara buruk berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan dinilai perlu mendapat perhatian lebih.

Ketua IWO Tanjab Barat, Eko, mengatakan keterlibatan insan pers dalam aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Menurutnya, peran wartawan tidak hanya menyampaikan informasi mengenai kondisi lingkungan kepada publik. Kepedulian juga dapat diwujudkan melalui aksi sosial ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan perhatian bersama.

"Kondisi udara kita sudah berada di zona merah dan membahayakan kesehatan, khususnya anak-anak dan para pekerja di luar ruangan," ujar Eko.

"Aksi kolaborasi bersama Dinkes ini adalah wujud nyata kepedulian kami agar masyarakat tidak menjadi korban senyap dari buruknya kualitas udara," sambungnya.

Eko berharap pembagian masker tersebut tidak berhenti sebagai aksi sesaat. Menurutnya, kegiatan itu juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan saat harus beraktivitas di luar rumah.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Tanjab Barat, Yulia Trismawati, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi udara yang terjadi.

Yulia meminta warga mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki kepentingan mendesak. Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker dinilai penting sebagai salah satu langkah perlindungan diri.

"Kondisi udara saat ini sangat rentan memicu gangguan pernapasan. Kami mengapresiasi kolaborasi sigap bersama rekan-rekan IWO Tanjab Barat," kata Yulia.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan wajib mengenakan masker standar setiap kali keluar rumah," lanjutnya. (syh)





BERITA BERIKUTNYA