JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Kualitas udara di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, kembali menjadi perhatian. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di kawasan Bedaro Rampak, Kecamatan Tebo Tengah, pada Senin (5/10/2026) pagi berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Data pemantauan yang tercatat pada pukul 08.00 WIB menunjukkan nilai ISPU mencapai 284, dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 184.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena kualitas udara pada kategori sangat tidak sehat berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan dan penyakit jantung.
Kabupaten Tebo sendiri dalam beberapa waktu terakhir masih menghadapi persoalan kabut asap yang diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Fraksi Golkar DPRD Tebo, Liga Marisa, meminta persoalan kualitas udara dan kabut asap menjadi perhatian serius pemerintah serta seluruh pihak terkait.
“Kondisi seperti ini tentu sangat memprihatinkan. ISPU sudah masuk kategori sangat tidak sehat, artinya masyarakat harus benar-benar waspada. Jangan sampai kita menunggu ada korban atau masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan baru kemudian bertindak,” ujar Liga Marisa.
Menurutnya, langkah pencegahan dan penanganan karhutla harus dilakukan secara maksimal, termasuk memastikan sumber-sumber titik api segera ditangani.
“Kami mendorong pemerintah bersama aparat dan pihak terkait untuk terus melakukan pemantauan dan penindakan terhadap sumber karhutla. Penanganannya jangan hanya ketika asap sudah menyelimuti permukiman, tetapi bagaimana pencegahan bisa dilakukan sejak awal,” katanya.
Liga juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih berada pada level buruk.
“Masyarakat juga harus menjaga kesehatan. Kalau tidak ada keperluan mendesak, kurangi aktivitas di luar rumah. Anak-anak, lansia dan mereka yang memiliki penyakit pernapasan harus mendapat perhatian lebih,” tuturnya. (syh)
Korban Tenggelam di Sungai Batanghari Ditemukan, Sinergi Tim Gabungan Berbuah Hasil
194 CJH Tebo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, 49 Orang Mengundurkan Diri
Warga Kemantan Tebo Ilir Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal 200 Meter dari Lokasi
Diduga Mengantuk, Carry Pickup Nyungsep ke Semak Belukar di Jalan Lintas Tebo-Bungo
Dari Dinamika Musda ke Konsolidasi! Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh kepada Hutri Randa
Pelayanan Sosial KAT Digelar di Muara Tabir, Warga Dapat KTP hingga BPJS Gratis
Cegah Stunting, Babinsa Batang Bungo Edukasi Ibu Balita soal Gizi Anak