Pertemuan Ulama di Tebo Jadi Momentum Bangkitkan Kembali Organisasi Tsamaratul Insan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:03:36 WIB - Dibaca: 29 kali

Para ulama Jambi menghadiri kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren Azizy, Kabupaten Tebo, dalam upaya memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali Tsamaratul Insan. Foto: Syahrial
Para ulama Jambi menghadiri kegiatan silaturahmi di Pondok Pesantren Azizy, Kabupaten Tebo, dalam upaya memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali Tsamaratul Insan. Foto: Syahrial ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Semangat memperkuat persatuan ulama di Provinsi Jambi kembali mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Perukunan Ulama Jambi yang digelar di Pondok Pesantren Azizy, Kabupaten Tebo, Rabu (28/10/2026).

Pertemuan yang dihadiri sejumlah ulama, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh masyarakat tersebut menjadi momentum penting untuk membangun kembali kebersamaan sekaligus mendorong pengaktifan organisasi ulama Tsamaratul Insan yang telah lama vakum.

Tsamaratul Insan diketahui merupakan organisasi yang memiliki akar sejarah panjang dalam perjalanan ulama Jambi. Organisasi yang berdiri sejak tahun 1915 itu menjadi salah satu wadah perjuangan dan persatuan ulama pada masanya.

Namun, seiring perkembangan zaman, aktivitas organisasi tersebut mengalami kevakuman. Kondisi ini mendorong sejumlah tokoh agama untuk kembali membangkitkan semangat kebersamaan yang pernah dibangun para ulama terdahulu.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Pondok Pesantren Azizy juga menjadi pertemuan perdana Perukunan Ulama Jambi yang diselenggarakan di Kabupaten Tebo.

Melalui kegiatan tersebut, para ulama tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga membahas pentingnya menjaga warisan sejarah keulamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan umat di tengah masyarakat.

Keinginan menghidupkan kembali Tsamaratul Insan mendapat perhatian dari sejumlah tokoh agama, termasuk Pimpinan Pondok Pesantren Mumtazah Cendikia, Tuan Guru Ravicky.

Ia memandang keberadaan Tsamaratul Insan memiliki makna penting bagi perjalanan ulama Jambi. Organisasi tersebut dinilai menjadi bukti bahwa para ulama terdahulu telah membangun semangat persatuan dalam menjalankan peran keagamaan dan kemasyarakatan.

Karena itu, upaya mengaktifkan kembali organisasi tersebut diharapkan tidak hanya sebatas menghidupkan nama besar masa lalu, tetapi juga dapat menghadirkan wadah yang mampu memperkuat komunikasi dan kerja sama antarulama.

Selain menjaga nilai-nilai sejarah, kebangkitan Tsamaratul Insan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pendidikan keagamaan, pembinaan masyarakat, serta menjaga kerukunan umat.

Silaturahmi ulama di Kabupaten Tebo ini sekaligus menjadi langkah awal untuk menyatukan pandangan dan membangun komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu.

Pimpinan Pondok Pesantren Mumtazah Cendikia, Tuan Guru Ravicky, menegaskan bahwa sudah saatnya para ulama Jambi kembali mengambil langkah bersama untuk membangkitkan organisasi bersejarah tersebut.

“Saatnya kita bangkit. Tsamaratul Insan merupakan perukunan dan organisasi yang wajib kita hidupkan kembali,” ujar Ravicky. (syh)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA