Dosen Non PNS IAIN Kerinci Mengeluh, Per SKS Dihargai Rp 750

Minggu, 08 April 2018 - 19:34:54 WIB - Dibaca: 5110 kali

Kondisi Kampus IAIN Kerinci
Kondisi Kampus IAIN Kerinci (Saudi Arabia)

Jambione.com, Kerinci-Sejumlah Dosen Tidak Tetap (DTT) di IAIN Kerinci mengeluh. Pasalnya, honor yang mereka terima dinilai lebih rendah dibandingkan tenaga kebersihan di institusi perguruan tinggi Islam tersebut.

Sekjen Forum Komonikasi Dosen Tidak Tetap IAIN kerinci, Fatma Wati, Mengatakan, nominal gaji atau honorium yang diterima jauh sekali di bawah upah minimum buruh.

"Lebih mahal gaji petugas kebersihan, dibandingkan kami," kata Fatma Wati, Minggu (8/4/2018).

Dia menyebutkan, honorium yg dibunyikan dalam berkas yang ditandatangani (SPJ) berbunyi jika honor per SKS-nya sebesar Rp 12.000. Jika dikalikan dengan jumlah pertemuan per semester, ada 16 kali pertemuan yang harus dibayar. Dengan asumsi, 16× Rp 12.000 = Rp 192.000. Kemudian jika dikalikan dengan jumlah 19 SKS per semester, maka dosen akan menerima honor sebesar Rp 3.648.000.

"Tapi kenyataannya malah tidak begitu. DTT hanya menerima Rp 1.140.000, artinya 12.000 bukan lagi dikalikan 16, tapi malah dibagi. Rp 12.000:16 = Rp 750 per SKS.

"Artinya kan, DTT digaji Rp 750 per SKS-nya," ungkap Fatma.

Kondisi inilah yang dinilainya tidak wajar. Jerih payah tenaga pendidik yang mengangkat mutu pendidikan di perguruan tinggi itu dimanfaatkan oleh pihak atau oknum kampus untuk meraih keuntungan pribadi.

Fatmawati juga menyebut bahwa masalah ini sudah dibawa tim FKDTT ke Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam (Dirpertais) Kementerian Agama RI di Jakarta.

Pihaknya juga telah berkonsultasi langsung dengan Kasubdir Kelembagaan Dirpertain Kemenag RI, Tsuroyah MSi, guna menjelaskan kondisi secara umum perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama tersebut.

"Kita sangat berharap Rektor IAIN Kerinci untuk duduk bersama dan memperhatikan nasib sejumlah DTT ini," pungkasnya.***





BERITA BERIKUTNYA