Jambione.com - Tekanan pekerjaan, kemacetan, dan persoalan hidup lainnya bisa mendatangkan stres pada seseorang. Sehingga, stres bisa mengacaukan ritme kehidupan yang sedang dijalani.
Stres adalah kondisi seseorang ketika tertekan pada keadaan tertentu. Biasanya, stres menyebabkan seseorang mudah marah. Bahkan, jika seseorang tak bisa mengontrol tingkat stresnya, maka dapat memengaruhi kesehatan. Seperti dilansir dari Healthy guide, Selasa (17/4), biasanya ada lima masalah kesehatan yang muncul karena stres. Apa saja?
1. Risiko Stroke dan Serangan Jantung
Hormon stres akan memengaruhi sistem pernapasan dan kardiovaskular. Ketika merasa tertekan, biasanya seseorang akanbernapas lebih cepat untuk mentransfer oksigen ke tubuh dengan cepat. Bagi orang dengan masalah pernapasan seperti emfisema atau asma, stres dapat membuat mereka lebih sulit untuk bernafas.
Selain itu, hormon stres juga membuat jantung memompa lebih cepat untuk mengalihkan lebih banyak oksigen ke jaringan dan otot. Karena itu, stres kronis dapat membuat jantung bekerja terlalu keras, meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.
2. Sistem Kekebalan Tubuh
Untuk situasi yang mendesak (tertentu), tekanan atau stres rendah dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, membantu menghindari infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, stres berkepanjangan akan melemahkan sistem kekebalan dan membuat pasien lebih rentan terhadap infeksi virus. Selain itu, stres juga bisa memperlambat pemulihan dari penyakit atau cedera.
3. Cepat Lelah
Selain membuat susah tidur di malam hari, stres dapat melepaskan hormon yang disebut kortisol ke dalam aliran darah. Hormon ini meningkatkan detak jantung, memberi otak lebih banyak oksigen, dan menyediakan tubuh dengan energi ekstra. Sehingga bisa membuat merasa lelah sepanjang hari. Untungnya, berolahraga 3 jam seminggu dapat membantu menjaga kadar hormon stres.
4. Menyebabkan Insomnia
Stres jangka panjang dapat mengganggu tidur dan bahkan menyebabkan gangguan tidur yang lebih serius. Untuk mengatasinya, cobalah yoga atau kegiatan gerak lainnya untuk mengurangi stres di siang hari.
5. Mempengaruhi Ingatan
Tingkat hormon stres kortisol yang tinggi dapat berdampak pada kemampuan otak untuk menciptakan kenangan baru. Selain itu, hormon stres juga memengaruhi neurotransmitter yang digunakan sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain. Sehingga sulit untuk mengingat atau berpikir jernih. (fid/JPC)