JAMBI -- Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kumpeh Ulu, Kumpeh Ilir Kabupaten Muaro Jambi hingga langit memerah tersebut pemerintah Kabupaten Muaro Jambi membuat rumah singgah di Desa Puding, Kecamatan Kumpeh Ilir tersebut.
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, Joni Arianto mengatakan pihaknya membuka satu tempat rumah singgah yang nantinya di pergunakan untuk masyarakat sekitar. Selain itu juga digunakan untuk Tim satgas yang memadamkan api. "Senin akan beroperasi sekarang semuanya sedang di persiapkan, nanti ada acc dll nya yang jelas,"katanya, Minggu (22/9/2019)
Dia menyebutkan nantinya rumah singga tersebut akan di perioritas untuk anak anak, lansia dan ibu hamil. "Itu yang kita perioritas kan dulu,"ungkapnya
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktifitas di luar rumah. Atau setidaknya mengurangi aktivitas yang ada di luar."Kita minta agar gunakan masker dan pelindung lainnya,"ucapnya.
Dia mengaku sejauh ini baru terdapat satu posko kesehatan yang bertempat di desa Puding. "Baru satu ini dan sudah dua Minggu,"ucapnya.
Terkait dengan warga yang meninggal pada Sabtu kemarin, ia tidak membantah jika korban tersebut terpapar asap. "Iya memang punya asma, diperparah dengan asap,"ungkap.
Menurutnya korban tersebut sudah sempat dirujuk ke rumah sakit tapi tidak mau. "Ya gimana lagi kalau yang bersangkutan tidak mau kita tidak hsia paska, udara Jambi lebih baik,"ucapnya.
Sementara itu Kepala Puksemas Puding, Fachrul mengatakan saat ini pihaknya juga melakukan boatroli dengan ambulance untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Ada peralatan nya yang kita gunakan keliling,"katanya.
Dia menyebutkan banyak masyakarat yang data meminta pengobatan bahkan hingga malam hari. "Kami sampai tidka tidur disini karena harus siaga terus. Kita siapakah oksigen dan lainnya di sini,"tandasnya (isw)