Atasi Kelangkaan BBM, Pemkot Datangi Pertamina Teluk Kabung

Kamis, 06 Februari 2020 - 07:44:15 WIB - Dibaca: 1901 kali

Asisten Setda Kota Sungai Penuh datangi Pertamina Teluk Kabung.
Asisten Setda Kota Sungai Penuh datangi Pertamina Teluk Kabung. (Saudi Arabia/Jambione.com)

Jambione.com, SUNGAIPENUH - Mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kota Sungai Penuh dan kabupaten Kerinci, Pemerintah Kota Sungai Penuh, terus mengupayakan untuk menormalkan.

Bahkan, beberapa waktu lalu pihak Pemkot Sungai Penuh, telah turun melakukan sidak untuk mengecek sejumlah SPBU di Kota Sungai Penuh. Kelangkaan diakibatkan Kouta pasokan BBM ke SPBU di Sungai Penuh berkurang.

Mengatasi hal tersebut, Pada Selasa (04/02) Pemkot Sungai Penuh di bawah koordinasi Asisten Perekonomian dan pembangunan, Ir. Herman, bergerak ke pihak penyedia BBM dan penyedia jasa transportasi BBM yakni Pertamina Teluk Kabung dan PT. Elnusa.

Dari pertemuan yang berlangsung hingga malam hari tersebut, diperoleh penjelasan tentang faktor penyebab kelangkaan BBM dan langkah penanganannya.

Menurut Ir.Herman, dalam pertemuan tersebut pihak Pertamina Teluk Kabung menegaskan tidak ada pengurangan pasokan BBM untuk Kota Sungai Penuh.

Permasalahan kelangkaan BBM , ungkap Herman, disebabkan terganggunya rotasi kendaraan pengangkut BBM dari PT Elnusa akibat longsor yang terjadi di kawasan puncak beberapa waktu lalu.

"Penjelasan pak Hadi Irawan dari PT Elnusa, untuk mengembalikan rotasi kendaraan pengangkut seperti sedia kala, perlu waktu. Tapi tidak lama," ujarnya.

Pihak Pertamina Teluk Kabung dan PT Elnusa , sebut Herman, memastikan pasokan BBM untuk Kota Sungai Penuh akan kembali normal dan lancar mulai hari Rabu (05/02) kemarin.

"Mereka memastikan hari ini (Rabu), BBM akan lancar kembali. Dan kita akan turun memantau ke lapangan untuk memastikan hal tersebut," tegasnya.

Herman berharap masyarakat kota Sungai Penuh tidak resah karena kelangkaan BBM akan segera teratasi. "Masyarakat jangan panik dan resah sebab BBM akan kembali normal,"pungkasnya. (sau)





BERITA BERIKUTNYA