Jambione.com – Setiap hari jumlah kematian akibat virus Korona jenis baru yang bermula di Wuhan, Tiongkok, terus bertambah. Per Senin (10/2) seperti dilaporkan South China Morning Post, jumlah kasus meninggal telah menyentuh angka 910 jiwa. Dari hari kemarin berarti ada 91 kasus kematian baru.
Dilansir dari Channel News Asia, Senin (10/2), dalam laporan hariannya, Komisi Kesehatan Tiongkok juga mengonfirmasi 2.618 kasus baru di provinsi Hubei. Hingga saat ini ada lebih dari 40 ribu kasus pasien terinfeksi virus Korona jenis baru di seluruh dunia.
Virus Korona jenis baru itu diyakini telah muncul dari pasar yang menjual hewan liar di ibu kota Provinsi Hubei, Wuhan. Epidemi tersebut mendorong pemerintah setempat untuk mengisolasi seluruh kota dan masih dilakukan hingga kini.
Meski begitu Kepala Program Keadaan Darurat Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Michael Ryan, mengatakan kondisi tersebut masih dalam periode stabil. Pengendalian wabah sudah dilakukan dengan skuat tenaga.
Seperti diketahui, jutaan orang dikurung di Hubei dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Kondisi itu membuat semua orang merasa frustrasi.
“Pemerintah setempat meminta orang-orang untuk tinggal di rumah sebisa mungkin, tetapi bahan makanan langka,” kata seorang perempuan di Wuhan, yang bermarga Wei, seperti dilansir AFP.
Puncak Gunung Es
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa kasus virus Korona bisa saja menjadi puncak gunung es. Pernyataan Tedros Adhanom Ghebreyesus itu disampaikannya lewat Twitter.
“Sudah ada beberapa contoh tentang penyebaran selanjutnya #2019nCoV dari orang-orang yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke (Tiongkok),” kata Tedros.
“Deteksi sejumlah kecil kasus mungkin mengindikasikan penularan yang lebih luas di negara lain. Singkatnya, ini seperti ujung gunung es,” tukasnya.
Di luar Tiongkok, ada lebih dari 350 kasus infeksi dilaporkan di hampir 30 tempat. Ada dua kematian, satu di Filipina dan satu di Hongkong. Beberapa negara telah melarang kedatangan dari dan ke Tiongkok untuk sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan.(*)
