Napi Rusuh, Rutan Kabanjahe Terbakar

Rabu, 12 Februari 2020 - 23:04:36 WIB - Dibaca: 1425 kali

Kerusuhan napi mengakibatkan kebakaran di Rutan Kabanjahe (Dok Pojok Sumut/JPG)
Kerusuhan napi mengakibatkan kebakaran di Rutan Kabanjahe (Dok Pojok Sumut/JPG) ()

 

Jambione.com– Kerusuhan terjadi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas II B ‎di Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara berujung pembakaran ruang tahanan. Belum diketahui penyebab pasti dari kerusuhan tersebut.

Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Josua Ginting membenarkan adanya kerusuhan itu. “Iya benar, ini saya bersama dengan tim sedang menuju ke Karo,” ujar Josua Ginting seperti Pojok Sumut (Jawa Pos Group), Rabu (12/2).

Untuk mengendalikan situasi, Josua menyebut personil TNI/Polri bersama Kemenkuham Sumut sudah di lokasi. “Sudah ditangani melalui pengamanan dari TNI/Polri setempat bersama kita,” lanjutnya.

Kerusuhan Rutan itu, berdasarkan video beredar ‎sempat terjadi lempar batu dilakukan wargabinaan dan asap terlihat dari bangunan Rutan tersebut. Kapolres Karo, AKBP Benny Hutajulu menambahkan pihaknya masih melakukan evakuasi napi dan penyekatan keliling lapas dibantu perkuatan kodim dan batalyon.

Dari video yang beredar, asap membumbung tinggi dari rutan, para napi yang dievakuasi dikawal ketat petugas dengan senjata laras panjang. Sementara itu, dari informasi yang beredar kerusuhan ini berawal saat petugas lapas menggelar razia dadakan di kamar para tahan.

Saat pemeriksaan di kamar tahanan ternyata banyak handpone ditemukan hingga disita petugas. Para napi yang tak terima melakukan bentrok hingga membakar ruang tahanan. Untuk info sementara tidak ada tahanan yang kabur keluar dari rutan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Situasi di kawasan tersebut telah berhasil diamankan oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan setempat.

“Situasinya terkendali semua, 410 terpidana semuanya aman dan selamat,” kata Kabagpenum Mabes Polri, Kombes Pol Asep Adi Saputra dikonfirmasi, Rabu (12/2).

Asep menyampaikan, jumlah warga binaan yang terdapat di Rutan Kelas II B Kabanjahe sebanyak 410 terpidana. Mereka terdiri dari 380 laki-laki dan 30 perempuan.

            Kendati demikian, Polri belum mengetahui penyebab terjadinya kerusuhan. Hingga kini masih melakukan pendalaman terkait pemicu terjadinya kerusuhan tersebut. “Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” jelas Asep.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kerusuhan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kabanjahe, Sumatera Selatan. “Tidak ada korban jiwa,” ucap Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti.

Kendati demikian, Ditjen PAS hingga kini masih melakukan pendalaman terkait penyebab terjadinya kerusuhan. Saat ini peristiwa tersebut telah ditangni pihak keamanan setempat. “Kalau penyebab (kerusuhan) masih dalam pendalaman,” pungkasnya.(sumber:jawapos.com)

 





BERITA BERIKUTNYA