Jambione.com, MUARASABAK - Pembangunan jembatan penghubung antara Kecamatan Nipah Panjang ke Kecamatan Sadu, direncanakan akan dibangun dengan kontrak tahun jamak (2020-2021,red). Untuk tahun ini, Pemkab telah mengalokasikan dana sebanyak Rp. 51 milyar, sementara tahun selanjutnya akan Pemkab akan kembali mengalokasikan dana sebesar 97,6 milyar.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanjabtim Ali Fachrudin. Jembatan dengan panjang 467 meter tersebut, dianggarkan sebesar Rp 148,6 Miliar. “Dengan dana tersebut, jembatan Nipah-Sadu dibangun secara bertahap pada tahun 2020 dan 2021,” katanya.
Sementara, untuk pembangunan di tahun 2020 ini, Pemkab Tanjabtim hanya menganggarkan sebesar Rp 51 Miliar melalui APBD Tanjabtim. “Untuk sisanya akan dituntaskan pada tahun 2021 mendatang dengan dana sebesar Rp 97,6 Miliar,” kata Ali saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Saat ini lanjut Ali, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Tanjabtim tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelaksanaan tender lelang. “Direncanakan di bulan Februari atau Maret ini tender fisik sudah bisa dilaksanakan. Karena revisi sudah kita laksanakan pada tahun 2019 lalu di anggaran perubahan,” jelasnya.
Karena pembangunan jembatan Nipah-Sadu ini merupakan program yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), maka harus dianggarkan dalam pelaksanaan pembangunannya. “Yang namanya anggaran memang selalu kurang. Namun karena pembangunannya sudah masuk dalam RPJM, maka harus dianggarkan,” tukasnya.(zal)