Jambione.com, Tindakan oknum wali murid SMA N 10 Tanjab Barat yang menyerang kepala sekolah mendapat kecaman berbagai pihak. Tindakan brutal si wali murid tersebut dianggap sudah diluar. Makanya, banyak yang minta pelaku dihukum seberat beratnya. Salah satunya adalah Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU), Persatuan Guru NU (PERUGU) dan pengurus NU Tanjab Barat.
Mereka meminta kepolisian memberikan hukuman berat sebagai efek jera terhadap pelaku sekaligus mengembalikan nama baik dunia pendidikan di Kabupaten Tanjab Barat. ‘’
Kita mengapresiasi kesigapan jajaran Polres Tanjab Barat menangkap pelaku. Kejadian ini menciderai lembaga pendidikan. Jangan sampai terulang kembali. Baik kepada guru maupun kepsek sebagi ikon lembaga pendidikan," kata Muhammad Kurdi Ketua ISNU Tanjab Barat.
Sementara itu, Ketua PEGUNU Tanjab Barat, Khairul Fauzi berharap kepolisian bisa menuntaskan kasus tersebut. Pihaknya juga meminta kepolisian memberikan jaminan keamanan bagi korban.
"Kalau kasusnya ini tidak berlanjut, maka dampaknya sangat buruk bagi dunia pendidikan. Kami berharap diusut sampai tuntas, agar ada efek jera kepada pelaku. Sehingga apa yang dilakukan pelaku tidak menjadi panutan wali murid lain," kata Fauzi.
"Kita juga meminta jaminan keamanan korban karena saat itu pelaku juga mengeluarkan ancaman terhadap korban," sambungnya.
Sementara itu, pihak Polres Tanjab Barat meminta waktu untuk membuktikan kebenaran kasus tersebut. Polisi juga berjanji memproses kasus ini secara profesional dan transparan. Jika terbukti bersalah, terduga pelaku bakal diberikan hukuman setimpal termasuk dugaan kepemilikan senpi ilegal. (son)