Jambione.com, MUARABUNGO - Terkait Isu yang beredar di media social dan whatshap (WA) bahwa pasar tradisional tutup selama tiga hari, untuk penyemprotan wabah covid-19 di pasar bawah dan pasar atas.
Pemerintah kabupaten Bungo ambil langkah cepat untuk menepis berita hoax tersebut.
Kepala BPBD Kesbangpol yang di dampingi kadis Kominfo, Camat Pasar, Kepala UPT Pasar Bungur, mengelilingi pasar atas dan pasar bawah untuk mengklarifikasi terkait isu pasar tradisional yang akan di tutup. Ternyata pemberitaan tersebut hanyalah hoax.
"Tidak ada anggota kami yang mengatakan pasar di kawasan Muara Bungo di tutup. Kalau ada oknum yang mengatakan Pasar akan ditutup, laporkan ke pihak kepolisian, " ujar Kepala BPBD, Tobroni Yusuf.
Lebih jauh lagi, Tobroni Yusuf mengatakan untuk penyemprotan disinfetan akan dilakuka dimalam hari, saat masyarakat sudah tutup dan tertidur lelap.
"Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat kabupaten Bungo jangan percaya terhadap berita yang ada di media social karena belum tentu kebenaranya karena banyak sekali berita yang membuat masyarakat resa, untuk pasar kita perintahkan buka terus kalo bisa sampai hari kiamat," tegas Tobroni.
Sosialisasi memakai toa dan berkeliling dari pasar atas dan pasar bawah agar masyarakat tidak resah terhadap berita hoax yang tersebar di media social. "Sekali lagi kita tegaskan tidak ada namanya pasar tutup dan silahkan bebelanja dengan menggunakan masker agar terhindar dari covid 19,”tutup Tobroni.(yad)
Lurah Tegaskan Pasar Sungai Bengkal Tetap Buka Seperti Biasanya
Wabup Ami Taher Pimpin Apel Pasukan Penyemprotan Virus Carona Di Wilayah Kabupaten Kerinci
Antisipasi Virus Corona, Rutan Kelas II B Sungai Penuh Sediakan Video Call Untuk Kunjungan Keluarga
Update ODP Corona Tebo, Per 26 Maret Bertambah Menjadi 92 Orang