Jambione.com, JAMBI- Pengamat Ekonomi dari Universitas Negeri Jambi (Unja) Profesor Samsurizal Tan mengatakan bahwa kondisi ekonomi Provinsi Jambi akan terpengaruh oleh adanya virus Corona. Hal ini dapat terlihat dari beberapa aktivitas masyarakat dan juga pusat-pusat bisnis yang terkendala.
"Bisa kita lihat hotel-hotel, cafe-cafe, pusat-pusat bisnis sepi. Bahkan ada yang tutup. Tentu ini akan sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di provinsi Jambi," kata Profesor Samsurizal Tan, Kamis (26/3).
Ia menjelaskan, sektor riil di provinsi Jambi akan sangat terganggu. Selain itu juga akan mengganggu mobilitas barang. "Pendapatan daerah juga akan terganggu tentu kita harap kondisi ini tidak berlangsung lama. Kalau berlangsung agak panjang, tentu harus diwaspadai lagi," katanya.
Prof Tan mengatakan secara nasional nilai tukar mata uang rupiah jauh merosot terhadap dolar Amerika Serikat. Suku bunga bank diturunkan 4,5 persen. Suku bunga kredit juga akan diturunkan lagi.
"Jadi ini stimulasi pemerintah supaya sektor riil kita bisa bergerak. Tapi saya khawatirkan juga penurunan ini jika tidak diimbangi dengan kestabilan inflasi. Jadi ini bukan hanya secara nasional tapi daerah juga akan terpengaruh," katanya.
Terlebih kata Prof Tan, Provinsi Jambi masih mengandalkan komoditi karet dan kelapa sawit. Sudah barang tentu harga dan distribusinya akan terganggu.
"Mobilitas orang terganggu. Tentu mobilitas barang juga akan terganggu," pungkasnya.
Disisi lain kondisi pasar Kota Jambi terlihat sepi. Penurunan pengunjung terjadi cukup signifikan.
Camat Pasar Kota Jambi Mursida mengatakan, dengan kondisi Covid-19 saat ini sudah barang tentu perputaran ekonomi di Pasar Kota Jambi menurun.
“Tentu sedikit menurun. Untuk itu cepat kita atasi dengan melakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.
Tidak lama lagi sebut Mursida, umat muslim memasuki bulan suci Ramadhan, tentu pasar Kota Jambi tersebut menjadi central dari segalanya.
“Pedagang di pasar saat ini tidak tutup, mereka tetap buka, tapi kondisinya seperti ini, pengunjung menurun,” katanya.
Pihaknya sebut Mursida, untuk mengatasi Covis-19 ini tetap meminta supaya masyarakat tidak keluar rumah.
”Menahan diri lah dulu, supaya secepat mungkin covid-19 ini berlalu,” katanya.(ali)
Update Corona di Provinsi Jambi, Kota Jambi Tertinggi dengan 258 ODP dan 11 PDP
Aliansi Jurnalis Peduli Jambi Sampaikan Masukan Kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19
BREAKING NEWS: Rawat Pasien Corona, 1 Dokter dan 4 Perawat Tertular, Kini Berstatus ODP
Polda Jambi Akan Tindak Tegas Penyebar Berita Hoax Terkait Covid-19