Permintaan Penyemprotan Disinfektan Meningkat

Jumat, 27 Maret 2020 - 06:39:04 WIB - Dibaca: 1736 kali

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun, Harta Saputra
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun, Harta Saputra (Paradil Iwel/Jambione.com)

Jambione.com, SAROLANGUN- Semenjak banyak jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di kabupaten Sarolangun, permintaan masyarakat untuk dilakukan penyemprotan Disinfektan di sejumlah tempat umum meningkat. Hal ini membuktikan kekhawatiran masyarakat Sarolangun terkait wabah Covid-19.

Hal ini dikatakan langsung oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sarolangun, Harta Saputra saat dijumpai sejumlah wartawan, Kamis (26/3) kemarin. Menurutnya, akibat tingginya permintaan penyemprotan disinfektan tersebut, pihaknya sudah menurunkan petugas kesehatan melakukan sterilisasi disejumlah fasilitas umum. Bahkan dalam satu hari, pihaknya melakukan penyemprotan hingga lima tempat.

"Sekarang permintaan untuk penyemprotan disinfektan sudah banyak yang masuk ke kita," Harta Saputra.

Dijelaskannya, bukan hanya dikarenakan permintaan masyarakat, penyemprotan disinfektan di fasilitas umum merupakan tugas bersama. Hanya saja dari banyaknya permintaan tersebut, pihaknya mengutamakan ruang-ruang publik seperti Mesjid, Terminal, Rumah Sakit, Pasar dan Perkantoran Pemerintah.

"Permintaan memang banyak yang masuk, tapi kan kita harus mengutamakan ruang publik, yang banyak dan ramai digunakan masyarakat," terangnya.

Saat ditanya mengenai jumlah personil dalam melakukan penyemprotan disinfektan tersebut. Ia menegaskan bahwa semua pihak boleh terlibat. Akan tetapi dari pihak dinas kesehatan Sarolangun penyemprotan disinfektan yang dilakukan tidak dipungut biaya.

"Semua pihak terlibat, TNI, Polri, Satpol PP dan lainnya juga sudah membantu melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum," jelasnya.

Dengan kondisi saat ini, Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak panik dalam menyikapi penyebaran wabah virus Covid-19. Hal ini dikarenakan kepanikan berlebihan justru akan menimbulkan ekses negatif sehingga menurunkan imun tubuh.

"Masyarakat jangan panik, yang harus dilakukan mulai dari sekarang budayakan lah pola hidup sehat, menjaga Imunitas tubuh, minum vitamin, hindari dari keramaian dan langkah yang paling mudah yaitu menjaga kebersihan diri, rajin cuci tangan dengan sabun atau handsanitizer," pungkasnya. (wel)





BERITA BERIKUTNYA