Jambione.com, KUALATUNGKAL- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjab Barat menerapkan mitigasi terhadap ancaman COVID-19 agar tidak mewabah di kalangan warga binaan. Salah satunya dengan cara mengecek suhu badan setiap pengunjung Lapas.
"Prosedur bagi pengunjung yang datang kita cek suhu badan. Kalau di atas 38 derajat celsius, kita minta dia kembali ke rumah untuk istirahat saja," kata Kepala Lapas Kelas II Bram Itam, Imam Siswoyo.
Bagi pengunjung tanpa gejala suhu tubuh, diperkenankan masuk ke lingkungan lapas. Namun diwajibkan membersihkan tangan dengan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).
Selanjutnya petugas akan memberikan masker saat proses pengisian biodata pengunjung.
Selama di dalam lingkungan lapas, kata Imam, pengunjung tidak boleh menyentuh teralis besi, pegangan pintu atau benda lainnya tanpa izin petugas. "Pengunjung tidak ikut campur pegang-pegang pegangan pintu dan yang lainnya," katanya.
Standar antisipasi berupa penyemprotan desinfektan juga dilakukan di lingkungan lapas.
Kegiatan sterilisasi lingkungan dimulai dengan kerja bakti membersihkan lingkungan lapas.
Seluruh barang-barang tidak terpakai di dalam penjara ataupun lingkungan dimusnahkan dengan cara dibakar. "Kegiatan penyemprotan desinfektan juga dibarengi dengan fogging agar tidak ada penyakit DBD," katanya.
Imam menambahkan, petugas lapas tidak memperbolehkan aktivitas kontak langsung antara warga binaan dengan pengunjung. "Hanya kontak langsung tidak diizinkan, pasang penghalang berupa kaca dengan lubang jarak satu meter untuk mereka berkomunikasi," katanya.
Menurut Imam, selain memberlakukan hal di atas, pihaknya juga membatasi jumlah dan melarang pengunjung di bawah usia sekolah. "Hanya satu orang saja yang boleh bertemu dengan penghuni Lapas,"sebutnya.
Lebih lanjut Imam menyebutkan, nantinya sistem kunjungan akan lebih diperketat. Para pengunjung yang ingin bertemu keluarganya tidak akan bisa bertatap muka langsung.
"Kita siapkan fasilitasnya. Sistem vidio call gitu. Jadi pengunjung dan warga lapas tidak bertatap muka lngsung.," jelas Imam. (son)