Kapolsek : Itu Hanya Terjadi Miskomunikasi

Warga Tolak Karantina TKI di Mess Kayu Aro

Senin, 30 Maret 2020 - 10:00:12 WIB - Dibaca: 2273 kali

Wakapolres melakukan perundingan dengan perwakilan warga yang sempat menolak pemeriksaan masal di mes Kerinci di Kayu Aro.
Wakapolres melakukan perundingan dengan perwakilan warga yang sempat menolak pemeriksaan masal di mes Kerinci di Kayu Aro. (Saudi Arabia/Jambione.com)

Jambione.com, KERINCI - Puluhan warga di wilayah Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, pada Sabtu malam (28/03), mendatangi mes Kerinci di Kayo Aro, Kerinci. 

Kedatangan warga ini untuk menolak agar Mes Pemda untuk tidak dijadikan lokasi karantina bagi warga Kerinci yang pulang dari Malaysia.

Aksi warga mendapat pengamanan dari pihak ke polisian setempat. Aparat berupaya menenangkan massa yang mengebu-gebu tersebut.

"Kami mendapat informasi bahwa TKI yang baru pulang dari Malaysia itu akan dikarantina di Mess Pemda. Makanya kami menolak,"ungkap salah seorang warga Kayu Aro.

Alasannya menolak karena warga takut, mereka yang tinggal di sekitar mes Kerinci bisa tertular akan virus corona. Sebab di sekitar mereka ada lokasi yang dijadikan untuk karantina korban Covid 19. "Kami takut kami lagi yang tertulas virus Corona,"ucapnya. 

Sementara itu, Kapolsek Kayu Aro, Iptu Dolizar, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, kedatangan warga tersebut karena terjadi miskomunikasi.

"Ya, malam tadi ada warga datang. Itu terjadi karena miskomunikasi," ujar Kapolsek via telepon, Minggu (29/3) kemarin.

Dijelaskannya, dimana sebelumnya warga mendapat kabar melalui media sosial (Mensos) , menyebutkan ada 19 warga yang baru pulang dari Malaysia dikarantina di mes Kerinci. Mendapat informasi tersebut warga lalu datang untuk menolak hal itu.

"Padahal tidak ada warga yang dikarantina. Sudah saya jelaskan kepada warga bahwa warga yang baru pulang dicek kesehatannya. Jika ada yang sakit langsung dibawa ke RSU, jika tidak ada maka diminta isolasi mandiri di rumah. Setelah jelas, warga yang menolak tersebut langsung membubarkan diri,"pungkasnya.(sau)





BERITA BERIKUTNYA