Masih Ada 4 Kecamatan Belum Tersentuh

Kartu Pelanggan Gas Belum Rampung Semua

Jumat, 03 April 2020 - 07:51:00 WIB - Dibaca: 1715 kali

Komari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi.
Komari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. (ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Penyaluran gas bersubsidi di Kota Jambi selama ini dinilai tidak tepat sasaran. Banyak orang yang berhak namun tidak mendapatkan gas subsidi tersebut. Pemerintah kota Jambi memiliki program kartu pelanggan gas subsidi untuk diberikan pada masyarakat tidak mampu.

Dari data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Jambi, ada sekitar 60 ribuan masyarakat Kota Jambi yang berhak menerima gas subsidi tersebut. Jumlah itu tersebar di seluruh kecamatan dalam Kota Jambi.

Namun hingga saat ini penyalurannya belum rampung. Bahkan ada 4 Kecamatan yang memang belum tersentuh oleh kartu pelanggan itu. Dampaknya, antrean panjang untuk mendapatkan gas 3 kg masih terjadi.

Komari, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan mendistribusikan untuk kecamatan Telanaipura sebanyak 2.900 kartu pelanggan. Kemudian untuk Kecamatan Jambi Timur saat ini dalam proses pencetakan sebanyak 5000 kartu pelanggan. 

"Untuk Jambi Timur Insyaallah selesai pekan depan. Setelahnya kita akan menyasar Kecamatan Alam Barajo," kata Komari.

Setelah itu sebut Komari, memang masih ada 4 kecamatan lagi yang memang belum diberikan kartu pelanggan. Komari mengaku memang ada keterlambatan dalam menjalankan program tersebut, hal itu disebabkan adanya validasi data.

"Memang ini awalnya program 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota. Agak molor karena terkendala validasi data. Perbaikan data ini butuh waktu lama," imbuhnya.

Lebih lanjut Komari menyebutkan, untuk target penyelesaian semuanya, pihaknya memperkirakan selesai dalam waktu 3 bulan kedepan.

"Akhir tahun mungkin paling lambat. Tergantung data," ujarnya.

Kata Komari, saat ini memang masih terjadi antrean dibeberapa pangkalan yang belum di distribusikan kartu pelanggan. Hal tersebut memang menjadi perhatian oihaknya di situasi pendemi Covid-19 ini.

"Saat ini masih dibicarakan. Yang belum ada kartu memang masih ngantre," pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA