Yogi: Posko yang Dimaksud Bupati Dimana?

Bupati Dinilai Lakukan Pembohongan Publik

Selasa, 07 April 2020 - 07:32:36 WIB - Dibaca: 1792 kali

Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi saat diwawancarai awak media.
Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi saat diwawancarai awak media. (Edison/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KUALATUNGKAL – Pernyataan Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Dr Ir H Safrial Ms, menimbulkan banyak pertanyaan ditengah-tengah masyarakat tanpa terkecuali Suprayogi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar. Bupati belum lama ini, pernah menyampaikan kepada masyarakat kurang mampu yang tidak memiliki beras, agar menghubungi posko.

‎Masyarakat bingung dan bertanya-tanya. Dimana dan siapa yang mesti dihubungi. "Tolong jelaskan dimana posko itu di buka? Dan siapa yang mesti ditelpon? Karena sampai saat ini saya belum mendengar ada atau pun melihat langsung keberadan posko tersebut. Tidak ada no Hp yang bisa dihubungi untuk mendapatkan beras bantuan tersebut," kata Suprayogi ‎saat rapat pembahasan penanganan Covid 19 di gedung DPRD, Senin siang kemarin.

Anehnya, saat hal ini ditanyakan ke Sekda Tanjabbar. Sekda hanya hanya memperlihatkan sepanduknya saja. Sementara posko yang di maksud belum ada. "Kalau ucapan bupati seperti itu, asumsinya posko yang di sebut sudah ‎ada. Namun, pada kenyataannya belum ada. Kalau sampai hari ini posko itu tidak ada, artinya pembohongan publik," ucap Yogi.

‎Terkait hal tersebut, Sekda Tanjabbar, Agus Sanusi kepada wartawan menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan kajian. Secara aturannya jelas, suruh membantu masyrakat agar tidak panik.

Permasalahanya SOP nya bagaimana? Siapa yang menerima? Bagaimana caranya. Dan pa yang dibantu‎? Karena untuk memberikan bantuan ini mesti ada kriterianya. Jadi perlu kajian yang mendalam.

"Itu kan sudah seminggu yang lalu bupati gembar-gembor soal posko. Karena pak bupati takut dampak ekonomi dalam dampak sosial itu,"jelas Sekda.

“Kami telah membahas bagaimana SOP nya. Meskipun saat ini kami telah menyusun anggaran. Maka, dengan banggar nanti kita telah menghitung total dana yang di butuhkan. Memang kita sudah buat spanduk untuk posko. Provinsi saja masih memikirkan SOP nya‎," jawabnya.(son)





BERITA BERIKUTNYA