JAMBIONE.COM, Peran swasta sangat penting dalam menunjang perekonomian masyarakat yang mulai terimbas Covid-19. Di Provinsi Jambi, 80 persen masyarakatnya bekerja di sektor swasta dan wirausaha. Kedua sector inilah yang harus dipikirkan agar bisa menekan kerugian secara ekonomis akibat pandemi Covid-19.
Hal ini disampaikan Pengamat Ekonomi Jambi, DR Pantun Bukit.
Menurut Pantun, pemerintah daerah (Pemda) harus bisa menggandeng kalangan swasta untuk bekerjasama dan gotong royong membahas kondisi perekonomian Jambi yang bisa saja makin terpuruk akibat pandemi ini.
“Sektor swasta berskala besar banyak di Jambi. Mereka yang harus digandeng untuk bisa membantu supaya perekonomian tetap terjaga,”katanya melalui sambungan telepon.
Dia juga menjelaskan bahwa mobilitas orang di Jambi ini didominasi oleh pekerja swasta. Dan inilah yang harus dipikirkan. “Hanya 20 persen lho yang bekerja di sector pemerintahan. Pemerintah bahkan sudah menerapkan sistem shift untuk para ASN. Ini yang harus ditekankan pada perusahaan swasta,”sarannya.
Pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten atau kota, harus bisa menggandeng usaha swasta, terutama kalangan usaha menengah ke atas untuk menjaga perekonomian tetap berlangsung. “Pemerintah harus bisa memberi stimulan kepada sektor swasta agar bisa memberikan waktu dan kesempatan pekerjanya berada di rumah, untuk memutus penyebaran virus corona,”urainya.
Nanti, imbuhnya, pemerintah bisa memberikan semacam tax holiday, keringanan BPHTB, keringanan pajak daerah atau retribusi kepada para pengusaha tersebut. “Bisa saja nanti pemerintah memberikan keringanan itu. Tapi dengan catatan kalangan swasta menengah ke atas juga berkontribusi besar terhadap pemutusan penyebaran virus ini,”jelasnya.
Pantun yakin itu bisa dicapai dengan komunikasi intensif pengusaha menengah ke atas dengan pemerintah daerah. Salah satu yang diusulkannya adalah dengan memberi kesempatan pekerjanya di rumah saja. Memang nanti produktivitas perusahaan bisa menurun. Tapi justru itu yang bisa menekan penyebaran virus dengan menekan mobilitas pegawainya.
“Pemerintah sudah memberi banyak keringanan. Mulai dari relaksasi kredit, terutama motor. Dan inilah yang harus diikuti kalangan swasta. Sebab memang yang paling banyak bergerak di jalanan adalah pekerja swasta yang angkanya mencapai 80 persen dari para pekerja yang hilir mudik di seantero Jambi,”tukasnya.
Intinya, sambung Pantun, peran swasta harus dituntut lebih saat pandemi ini. Di lain pihak, pemerintah juga harus siap memberikan kompensasi kepada kalangan swasta tersebut.(tya)
Update penanganan Covid-19 di Jambi, ODP Turun Lagi, PDP Masih Sama dengan Sehari Sebelumnya
Menggembirakan, update Covid-19 di Jambi; ODP dan PDP Terus Berkurang
Mau Tahu Cara Dapatkan Diskon dan Tagihan Listrik Gratis? Begini Penjelasan PLN UP3 Jambi
Grafik Penanganan Covid-19 di Jambi Masih Naik Turun, ODP Bertambah dan PDP Menurun
ODP dan PDP Berkurang, Penanganan Covid-19 di Jambi Ada Kemajuan
Kisah Rhesa HW, Pasien Positif Covid-19, Jalani Isolasi hingga Sembuh