Jambione.com, MERANGIN - Sebuah mobil jenis minibus yang ditumpangi sejumlah anggota polisi dikabarkan dilempari batu oleh warga di desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Merangin, Kamis malam (9/4/2020) sekira pukul 20.00 Wib.
Informasi yang didapat, insiden pengrusakan itu terjadi saat sejumlah anghota polisi mau melakukan penangkapan dan menggeledah rumah salahbseorang toke emas hasil Penambangan tanpa izin (PETI) asal Desa Tanjung Ilir, Kecematan Tabir.
Salah seorang warga setempat mengatakan, sebelum terjadi pengrusakan beberapa anggota polisi mau menangkap toke emas di desa tersebut. Kemudian datang sejumlah warga. Akhirnya terjadi kericuhan.
" Saat kejadian saya lagi di rumah. Terdengar ribut ribut. Sejumlah massa mengamuk dan merusak mobil," katanya.
Menurut dia, warga yang marah melempari mobil minibus yang ditumpangi anggota polisi. " Saya tidak tahu apakah toke emasnya berhasil ditangkap atau tidak. Yang jelas saat dilempari warga, mobil polisi tersebut langsung kabur, " kata warga yang minta namanya tidak ditulis ini.
Belum ada keterangan resmi dari polisi soal kejadian ini. Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Dhadhag Anindito, saat dikonfirmasi mengaku belum mendapat informasi kejadian tersebut.
Informasi yang diperoleh, tidal lama setelah kekadian, Camat Tabir langsung menuju lokasi untuk menenangkan dan memediasi warga. (lil)
Bupati Merangin : Ini Baru Hasil Rapid Test, Masyarakat Jangan Panik
Putus Mata Rantai Covid- 19, Sukandar Minta Kades dan Lurah Awasi Warganya
Hasil Rapid Test Positif Covid 19, Dua Anak Sopir Pengusaha Bungo Diisolasi
Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Bungo Sosialisasi Tentang Corona di Kantor Lurah
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bungo Imbau Masyarakat Jangan Panik