PDP Asal Muaro Sebo, Batanghari Meninggal Dunia di RSUD STS Tebo

Selasa, 14 April 2020 - 19:43:11 WIB - Dibaca: 3109 kali

()

 

Jambione.com, JAMBI -  Seorang Pasien Dalam Perawatan (PDP) Covid-19 asal Muaro Sebo, Kabupaten Batanghari  meninggal dunia di RSUD Sultan Taha Saifudin (STS) Tebo. Pasien laki laki berusia 65 tahun tersebut meninggal, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 13.00 Wib saat dalam perawatan. Namun yang bersangkutan belum sempat dilakukan rapid test.  

Bupati Tebo Sukandar ketika dihubungi membenarkan kejadian itu. Menurut dia,pasien merupakan warga Batanghari. Tepatnya Desa Muaro Sebo. ‘’ Kebetulan pasien tersebut dirawat di RSUD STS Tebo,’’ katanya melalui handphone.

Sukandar menjelaskan, sebelum sakit dan meninggal, si pasien kebutulan mengunjungan saudaranya yang tinggal di Tebo. Saat tinggal di tempat saudaranya itu, si pasien sakit dan dirawat di SRUD STS Tebo. Karena keluhannya mirip gejala covid-19 maka si pasien masuk dalam daftar Pasin Dalam Perawatan (PDP).

‘’ Jadi kebetulan saja kejadiannya di Tebo. Pasien tersebut sakit saat berada di rumah saudaranya di Tebo. Makanya dirawat dirumah sakit di Tebo,’’ jelasnya.            

            Sementara itu, Direktur RSUD STS Tebo, Dr Oktavieni juga membenarkan kejadian itu.  “Benar ada pasien kami yang berstatus PDP, laki-laki berusia 65 tahun, warga Desa Muaro Sebo Kabupaten Batanghari siang tadi meninggal dunia. Sempat dilakukan ravid test. Hasilnya negatif. Tapi belum swab karena pasien sudah terlebih dahulu meninggal,” terang Oktavieni kepada wartawan  saat dihubungi melalui telepon selulernya

Menurut dia, karena status pasien adalah PDP, maka semua proses pemulsaran (penanganan dan perawatan jenazah pasien corona secara islam) jenazah dilaksanakan sesuai protokoler penanganan jenazah pasien Covid-19. “Sempat ada penolakan dari keluarga. Alhamdulillah setelah mendapat penjelasan, akhirnya keluarga menyetujui pemulasaran jenazah dilaksanakan sesuai protokoler pasien Covid-19,”jelasnya.

Oktaviani mengatakan jenazah pasien sudah dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan.  “ Jenazahnya dibawa pulang sekitar pukul 17.00 WIB tadi. Proses pemakamannya juga dilakukan sesuai protokol pemakaman pasien Covid-19. Semua prosesnya tadi diawasi oleh tim GUgus Tugas Covid-19 Tebo,”pungkasnya. (ist)

 





BERITA BERIKUTNYA