Agenda Penyampaian LKPj Walikota Tahun 2019

DPRD Kota Jambi Gelar Paripurna

Rabu, 15 April 2020 - 07:28:59 WIB - Dibaca: 1893 kali

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi gelar rapat paripurna, Senin (13/04). Paripurna tersebut digelar dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota Jambi tahun 2019. 

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Jambi,  Putra Absor Hasibuan, didampingi para wakil ketua dan juga sekretaris dewan DPRD kota Jambi, Nella Ervina. Selain itu juga dihadiri langsung oleh Walikota Jambi, Syarif Fasha, Wakil walikota Jambi Maulana, Sekda Kota Jambi Budidaya, Kepala OPD, dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota Jambi Syarif Fasha menyampaikan ringkasan keterangan LKPJ tahun 2019. Ia mengatakan bahwa Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Jambi tahun 2019 tercatat sebesar 5,33 persen, naik dari tahun 2018 yang sebesar 5,26 persen. LPE Kota Jambi berada di atas LPE Provinsi Jambi dan juga Nasional. 

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Jambi atas dasar harga berlaku tercatat sebesar 51,05 juta rupiah yang mengalami peningkatan dari tahun 2018 sebesar 48,25 juta rupiah. 

Fasha juga menyampaikan bahwa selain itu, inflasi Kota Jambi pada tahun 2019 tercatat sebesar 1,27 persen, turun dari inflasi tahun 2018 yang tercatat sebesar 3,02 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi, tahun 2019 mengalami peningkatan menjadi 78,26 poin dibanding pada tahun 2018 sebesar 77,14 poin atau meningkat 1,12 poin.

"Hal tersebut menandakan bahwa Angka Harapan Hidup, Angka Harapan Lama Sekolah dan Rata-Rata Lama Sekolah serta Pendapatan Perkapita masyarakat Kota Jambi semakin baik," terangnya.

Fasha juga menyampaikan tentang Pendapatan Daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah atau PAD. Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Pada Tahun 2019. Total realisasi Pendapatan Daerah Kota Jambi dari sumber-sumber tersebut mencapai 1,65 Triliun rupiah Iebih.

"Jika dibandingkan dengan Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2018 yang sebesar 1,62 Triliun rupiah. Maka total realisasi pendapatan Kota Jambi mengalami peningkatan sebesar 1,62 persen atau naik 26 Miliar rupiah lebih," tambahnya.

Adapun Penerimaan dari masing-masing pos pendapatan tersebut meliputi target penerimaan PAD pada tahun 2019 sebesar 381,74 Miliar rupiah. Terealisasi sebesar 393,55 Miliar rupiah atau 103,09 persen. Jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan PAD tahun 2018 sebesar 338.89 miliar rupiah, maka PAD tahun 2019 meningkat 16,13 persen atau naik 54,66 miliar rupiah. 

Selain itu, Fasha juga menjelaskan target penerimaan dana perimbangan pada tahun 2019 sebesar 1,3 Triliun rupiah dan terealisasi sebesar 1,1 triliun rupiah atau 98,22 persen. Realisasi tahun 2019 ini hampir sama dengan realisasi penerimaan dana penimbangan tahun 2018 yang juga sebesar 1, 11 Triliun rupiah. Target penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah pada tahun 2019 sebesar 163,803 miliar rupiah dan terealisasi sebesar 147,54 atau 90,05 persen.

Kata Fasha, pada tahun 2019, pemerintah melalui Program Jambi cerdas sebagai bagian dari kebijakan mensukseskan program wajib belajar 9 tahun, juga telah menganggarkan sebesar 2,28 miliar rupiah yang diperuntukkan bagi 1.586 siswa dari masyarakat kurang mampu di kota Jambi.

Selanjutnya sesuai dengan target RPJMD kota Jambi 2018 - 2023 sejumlah target indikator kinerja utama daerah di bidang pendidikan telah dapat  dicapai yakni Harapan lama sekolah (HLS) pada tahun 2019 ditargetkan 14,260 dapat kita realisasikan sebesar 14, 602. Artinya anak-anak kota Jambi yang pada tahun 2019 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 14,602 tahun atau hingga Diploma 3.

Selain bidang pendidikan, melalui Dinas Kesehatan pada tahun anggaran 2019  pemkot telah melaksanakan berbagai kegiatan yang terkait upaya Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat. termasuk penyediaan anggaran sebesar Rp6,7 Miliar untuk Pembayaran Premi melalui program Jambi Bugar, yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan bagi 24.282 masyarakat miskin.

Fasha juga menyampaikan bahwa saat ini pemkot Jambi juga telah memiliki Sistem Perizinan Online Kota Jambi yang melayani 73 jenis perizinan. 

"Pada tahun lalu telah diterbitkan 6.214 izin baru, izin IMB sebanyak 3.672 perizinan, izin usaha lainnya sebanyak 1.941, izin usaha perawat dan sejenisnya sebanyak 601 dan izin yang diregistrasi sebanyak 4.438 perizinan," jelasnya. 

Fasha menyampaikan untuk Peningkatan sektor koperasi dan UKM  dilakukan dengan meningkatkan daya saing, kemandirian, partisipasi daya inovasi dan juga kreativitas para pelaku Koperasi dan UKM.

 "Pada tahun 2019 kita dapat meminimalisasikan target peningkatan UKM yang berkualitas sebesar 8.08 persen, atau bertambah 50 unit menjadi 870 unit UKM dari jumlah UKM kita sebanyak 10.763 unit. Demikian halnya dengan peningkatan Koperasi berkualitas yang realisasinya melebihi target yakni 16.50 persen dari target 16.06 persen," katanya.

Dibidang sosial Fasha menyampaikan bahwa jumlah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang terlayani melalui Program Keluarga Harapan (PKH) adalah sebanyak 14.661 orang dengan total dana keseluruhan sebesar 55,3 miliar rupiah melalui dana APBN.

 "Kita telah mewisuda KPM PKH yang secara mandiri dan sukarela keluar dari penerima bantuan PKH atau Graduasi Mandiri Sejahtera sebanyak 228 KPM. Sehingga sampai dengan saat ini kita telah mewisuda sebanyak 338 KPM, ke depan kita berharap dapat mewisuda lebih banyak lagi KPM Graduasi Mandiri Sejahtera," terangnya.

Ia juga menyampaikan hasil yang telah dicapai terkait dengan peningkatan dan pembangunan infrastruktur selama Tahun 2019. Diantaranya adalah terlaksananya perbaikan dan rehabilitasi ruas jalan status Kota dengan target rasio panjang jaringan jalan yang baik sebesar 89.06 persen atau sepanjang 454,60 Km dari total panjang jalan Kota Jambi 510.452 Km pada tahun 2019 baru mencapai 87,06 persen, atau sepanjang 444.39 Km. 

"Tidak tercapainya target tersebut disebabkan karena Alokasi DAK hasil untuk pembangunan jalan Tahun 2019 tidak sesuai dengan target yang diperkirakan," katanya. 

Ia menambahkan, pada tahun 2019 melalui sinergritas yang baik dengan BWS Sumatera VI telah dilaksanakan kegiatan normalisasi sungai sepanjang 13.900 meter dari target 6.500 meter, dan pembangunan 8.414 meter drainase dari target 5.841 meter, sehingga saat ini secara umum drainase Kota Jambi pada alur sekunder dan tersier sepanjang 1.272 Km dalam kondisi baik. Target cakupan pelayanan air minum di Kota Jambi sebesar 67,39 persen dari total potensi SR yang ada di Kota Jambi. Dapat direalisasikan pada tahun 2019 sebesar 69.38 persen. 

Selain itu, melalui Program Bangkit Berdaya pada Tahun 2019 telah dilaksanakan berbagai pekerjaan fisik untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas kawasan perumahan pemukiman. Seperti pembangunan jalan setapak rabat beton, drainase, jembatan beton, sumur, parit jalan, MCK, turap, paving block, Posyandu dan Poskamling yang tersebar di seluruh Kecamatan dalam Kota Jambi. Untuk peningkatan kualitas lingkungan melalui Program Kampung Bantar sampai dengan Tahun 2019 telah terbentuk 502 Kampung Bantar den 29 Kampung Bantar Kencana dari 1.633 RT. 

Selanjutnya, untuk meningkatkan layanan dalam pengelolaan keamanan dan kenyamanan lalu lintas, Pemerintah Kota Jambi telah memasang 18 (delapan belas) CCTV pada simpang-simpang utama yang langsung terkoneksi ke ruang Jambi City Operation Center (J-COC), dan kedepannya akan terus ditambah untuk simpang-simpang yang belum terpasang.

Untuk merintis pelayanan angkutan umum yang nyaman  pemkot telah bekerjasama dengan PT. Multi Inti Digital Transport dalam penyediaan angkutan umum pintar (Koja Trans) yang melayani jalan-jalan koridor utama. Sehingga diharapkan angkutan dalam kota yang lama dapat berfungsi sebagai feeder. 

Selanjutnya Fasha mengajak seluruh komponen para petugas keamanan, lapangan, ASN dan TKK Pemkot Jambi, para dermawan, para relawan, kelompok perempuan peduli, insan pers dan tentu saja para petugas medis untuk bersinergi dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

"Mari terus kita jaga semangat, kekompakan, kerja keras dan kerja cerdas yang sinergi, serta determinasi kita semua dalam melalui masa-masa Pandemi Covid-19 ini. Dengan senantiasa bermunajat Kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Pemurah. Kiranya kita semua mendapat Perlindungan-nya dan musibah ini segera berlalu," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Jambi Putra Absor Hasibuan mengatakan bahwa materi LKPj yang disampaikan oleh eksekutif ini akan diserahkan kepada fraksi-fraksi dewan. Selanjutnya akan di rapatkan dan akan dilihat pada tahun 2019 itu, kegiatan-kegiatan pemerintah yang mana yang kurang menyentuh akan di bicarakan di sana. 

"Nanti kita juga akan bentuk Pansus setelah jawaban eksekutif Insya Allah  nanti pada hari kamis," jelasnya. 

Pantauan di lapangan, rapat paripurna dilakukan dengan tetap menjaga social distancing.  Para anggota dewan dan tamu undangan yang hadir juga mengenakan masker. Sementara sebelum memasuki ruang Paripurna, para tamu undangan juga di cek suhu tubuhnya. Hal ini guna memastikan bahwa para tamu yang hadir dalam rapat paripurna tersebut negatif Covid-19. (ali/adv)





BERITA BERIKUTNYA