Jambione.com, KUALATUNGKAL -- Dari hasil Contact Tracing yanh dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanjab Barat terdata 38 orang yang melakukan kontak dengan pengusaha yang terkonfirmasi positif covid-19 di Tanjab Barat. 32 diantaranya sudah dilakukan rapid test. Sementara 6 lagi belum diketahui keberadaanya.
Iinformasi yang diperoleh, dari 32 orang yang sudah rapid test teraebut, dua diantaranya adalah dokter yang pernah merawat pasien 05 tersebut. Kemudian tiga orang lagi pegawai bank dan empat orang keluarga pasien. Hasilnya semua negatif.
Juru Bicara Covid-19 Tanjabar, Taharrudin mengatakan saat ini pihaknya tengah mencari enam orang lainnya yang melakukan kontak dengan pasien 05 positif covid-19 tersebut. Sedangkan yang 32 orang sudah di rapid test, kata dia, hasilnya negatif semua. "32 orang sudah kita rapid tes dan enam lagi masih di cari. Total semuanya ada 38 orang ,"katanya, Rabu (15/4/2020)
Menurut Taharuddin, sejauh ini sudah ada 32 orang yang sudah di fapid test tersebut terdiri dari karyawan pasein, keluarga dan karyawan salah satu bank di Kota Tungkal.
"Mereka semua yang melakukan kontak dengan pasien positif. Terakhir pasien kontak dengan pegawai bank,"ujarnya.
Meski telah melakukan rapid tes kepada 32 orang tersebut. Selanjutnya akan dilakukan Rapid Test kedua. Tujuannya untuk lebih memastikan kondisi mereka (32 yang pernah kontak,red). "Kita akan tes lagi ke dua nanti di hari ke 10 nya,"katanya.
Taharuddin menegaskan, jika ke 32 orang tersebut telah di himbau untuk isolasi mandiri dan masih terus di pantau. (son)
Terdata 38 Orang Kontak dengan Pengusaha Positif Covid-19 Asal Kualatungkal, 32 Sudah di Rapid Test
Dianggarkan Rp24 M, CE Minta PUPR Percepat Pengerjaan Jalan Spintun
Bupati Kerinci Terima Bantuan APD Dari Bank Jambi Cabang Sungai Penuh
Satu Lagi Hasil Rapid Test Warga Merangin Positif, Kabarnya Istri Sopir Pengusaha Bungo
PDP yang Meninggal di Tebo Pernah Dirawat di RSUD Hamba Muara Bulian
PDP Asal Muaro Sebo, Batanghari Meninggal Dunia di RSUD STS Tebo
Dampak Carona, 51 Karyawan di Sarolangun Dirumahkan Tanpa Pesangon