Seorang Pria di Bungo Ditemukan Tewas Tergantung

Jumat, 01 Mei 2020 - 11:13:07 WIB - Dibaca: 20612 kali

Korban Ditemukan Tewas Tergantung di Kediamannya
Korban Ditemukan Tewas Tergantung di Kediamannya ()

JAMBIPRIMA.COM, MUARA BUNGO- Jefri Arianda (34), warga kampung 3 RT 24 Desa Sungai Mengkuang Kecamatam Rimbo Tengah yang diketahui kesehariannya bekerja sebagai penjual pinang dan pemulung ditemukan tewas tergantung dikediamannya, juma' at (1/5) sekitar pukul 04.00 wib dini hari.

 

Informasi yang dilangsir Jambiprima.com sebelumnya korban juga pernah melakukan percobaan gantung diri digudang tempat Ia bekerja, namun gagal karena keburu ketahuan warga sekitar.

 

Jenazah korban saat ini sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Hanafie Bungo untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab kematian korban.

 

" Pekerjaan korban sehari-hari mencari rongsokan dan jualan pinang, sejauh ini korban tidak ada cek cok dengan istrinya, dengar informasi dari orang lain, korban pernah mencoba  melakukan bunuh diri sebelumnya, namun gagal, karena keburu ketahuan orang lain," kata salah seorang warga setempat, Sugiyanto.

 

Mengenai kejiwaan korban, Sugiyanto mengatakan sekali- kali ada indikasi seperti orang stres atau tidak waras.

 

" Memang sekali- kali tingkah laku korban seperti orang tidak waras," tambahnya.

 

Kanit Krimum Polres Bungo, IPDA. Deki Junal Putra membenarkan adanya seorang pria bernama Jefri Arianda (34) tewas gantung diri di kediamannya.

 

Korban ditemukan tewas tergantung sekitar pukul  04:00 WIB dengan TKP di BTN Pal 9, Kampung 3 RT 24 Desa Sungai Mengkuang, pekerjaan wiraswata, Jualan Pinang.

 

"Memang kami telah melakukankan cek TKP, pada saat kami ke TKP Korban masih tergantung terikat tali yang sangat kencang di lehernya, kami beserta anggota Polres Bungo  melakukan olah TKP langsung beserta Tim Indentifikasi, setelah itu langsung di bawa ke RSUD H. Hanafie untuk dilakukan visum luar," katanya.

 

Sebelum di bawa ke kamar mayat, jenazah korban di sempot Disinfektan untuk sterilisasi oleh polisi yang memakai baju sesuai SOP, setelah Itu langsung di bawa ke dalam kamar mayat," tutup Kanit. (iad)

 





BERITA BERIKUTNYA