JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN- Untuk meningkatkan pengawasan terhadap pendistribusian Dana COVID- 19 di Kabupaten Merangin, DPRD Merangin melalui Panitia Khusus (Pansus) menggandeng Kejari dan Polres.
Saprion, Ketua Pansus Pengawasan penyaluran dana COVID- 19 DPRD Merangin mengatakan, pansus tersebut lahir karena adanya keterlambatan penyaluran anggaran dana COVID- 19 dari Pemerintah.
Ketua Dan Anggota Pansus DPRD Saat Mengunjungi Kejari Merangin
" Pansus ini lahir di karenakan lambatnya penyaluran anggaran yang sudah di sediakan oleh Pemerintah, ada indikasi bantuan tersebut ada yang nenerima maupun yang tidak, jika ada kejanggalan yang kami temukan di lapangan kami tidak memiliki kewenangan untuk mengeksekusi, dengan adanya pansus ini kami mengharapkan bisa bekerjasama dengan pihak Kejari dan Polres Tebo," ungkapnya.
Baca Juga : Aneh, Bahas Anggaran COVID- 19 Dewan Tanjab Barat Gelar Rapat Tertutup
Saprion juga mengatakan, pihaknya sudah mengetahui bahwa sebelumnya Pemkab telah menganggarkan Rp.28, 7 M, namun sejauh ini kami belum mengetahui sudah disalur kan atau belum.
" Kami mengharapkan pihak Polres dan Kejari sebagai penegak hukum dapat membantu sprit kami dalam bekerja. Kami sudah berkoordinasi dengan Kejari dan Polres Merangin, dan kedua intansi tersebut sudah medukung sepenuhnya apa yang kami rancangkan," terangnya.
Senada, Muhammad Yani, Anggota Pansus yang lain juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memberikan masukan kepada pihak Kejari dan Polres Merangin.
" Tugas kami hanya mengawasi, kami ingin memastikan apakah semua sudah berjalan sesuai petunjuk. Sementara untuk pendalaman dan penyelidikan, kami perlu pihak yang berkompenten untuk menelusurinya. Agar penyaluran dana tersebut transparan, kami akan mendirikan posko penerima laporan penyalahgunaan dana COVID-19 ini, karena lebih baik mencegah sebelum terjadi," ujarnya.
Sementara Kapolres Merangin AKBP M.Lutfi, SIK saat dikonfirmas mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh apa yang di wacanakan pihak Pansus DPRD Kabupaten Merangin.
" Saya mendukung 100 persen, dan kami juga melihat bantuan untuk petugas sampai sebulan lebih belum juga di cair kan, kami akan menunggu petunjuk dari Polda, apakah kami terlibat langsung atau tidak, dalam hal ini kami akan siap membantu dan membekap sepenuhnya," kata Kapolres. (Key)