JAMBIPRIMA.COM, TANJABBAR - Himbauan protokol kesehatan Dimasa Pandemi COVID-19 seakan tak berlaku. Ini terbukti dengan adanya masyarakat yang berdesak-desakan di pintu masuk Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupate Tanjabbar untuk melakukan Perekaman e-KTP, pada Senin (15/06/2020).
Kabid Pengolahan Informasi Adminitrasi Kependudukan (PIAK) Dukcapil Tanjab Barat Helmidi, melalui Kasi Identitas Safrudin, mengaku kuwalahan untuk mengatasi warga yang melakukan perekaman dan perbaikan e- KTP.
"Staf kami 40 orang masing-masing punya peran sendiri sendiri, dan kami minta bantu Satpol PP, itupun masih Kewalahan," Katanya saat dijumpai di ruang kerjanya.
Ironis lagi, Pihak Satpol PP juga kewalahan mengatur kerumunan Warga yang ingin segera melakukan perekaman.
"Kami sudah arahkan pak, untuk jaga jarak, tapi kesadaran warga masih sangat kurang. Tak mungkin kita usir, kasian mereka ada yang datang dari luar Kota," Keluh salah satu anggota Satpol PP.
Salah satu warga Kecamatan Batang Asam, Wanfinda Mutia (18) mengatakan bahwa Ia datang ke Dukcapil karena Alat Perekam e-KTP di Kecamatan sedang rusak.
"Dikecamatan Batang Asam, Alat perekamnya lagi terkendala, jadi kami kesini," jelasnya diamini Enam Rekannya. (mr)
Syahlan Berharap Ada Solusi Terbaik Soal Pelayanan Kesehatan di Tebo
Setelah 6 Hari, Jasad Nenek Yang Tenggelam di Tebo Ditemukan Mengapung
Bersama Kapolres Tebo, Sukandar Sambut Kedatangan Wakapolda Jambi
Warga Tungkal Ditemukan Tewas Tergantung, Polisi Dalami Penyebabnya
BPBD Tebo Terus Melakukan Pencarian Nenek Muna Yang di Duga Tenggelam