JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Seorang warga Suku Anak Dalam (SAD) tewas bersimbah darah, setelah senjata yang di bawanya tersebut memuntahkan peluru dan menghantam kepalanya sendiri.
Kejadian berdarah terjadi pada Jum’at (26/06/2020) di kawasan jalur tiga Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan. Hal ini sontak menjadi perhatian warga dan pengguna jalan dilokasi kejadian.
SAD yang menjadi korban dari letusan senjatanya sendiri tersebut diketahui berinisial “S” yang merupakan anak Jampit, kelompok Temenggung Tampung.
Kapolres Merangin, AKBP M Lutfi S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Dhadhag Anindito membenarkan kejadian ini.
“ Menurut keterangan beberapa saksi di TKP, korban ini terjatuh dari kendaraan yang Ia bawa sendiri dan di saat terjatuh senjata yang Ia bawa tersebut meletus hingga mengenai tubuh bagian kepala Korban,” ungkapnya.
Kasat Reskrim menjelaskan, korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Bangko.
“ Oleh pihak Lantas, korban akhirnya di bawa kerumah Sakit. Kami juga sudah menghubungi pihak Dinas Sosial terkait hal ini,” tandasnya. (Key/lil)