Pekerjaan Proyek Pelebaran Bahu Jalan Provinsi di Merangin Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Selasa, 28 Juli 2020 - 18:27:01 WIB - Dibaca: 2200 kali

()
JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Pekerjaan pelebaran atau penambahan bahu jalan yang dananya dianggarkan dari APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran (TA) 2020 diduga dikerjakan asal jadi. Rusaknya jalan utama akibat alat berat yang digunakan oleh pihak rekanan membuat warga kesal dan menuding pihak rekanan bekerja asal jadi.
 
Salah seorang warga yang enggan namanya ditulis kepada Jambiprima.com mengatakan, seharusnya kontraktor yang sudah mengerjakan Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi sudah memiliki peralatan yang lengkap seperti Beko Loder sehingga saat pekerjaan pengerukan bahu jalan tersebut tidak menggunakan jenis Excavator yang menyebabkan jalan utama rusak.
 
 
" Pihak rekanan dilapangan menggunakan Exavator, inilah yang menjadi penyebab rusaknya jalan utama yang seharusnya dipelihara dan dijaga, ini malah jalan utama menjadi hancur dengan adanya penambahan bahu jalan tersebut," ujarnya, Selasa (28/7).
 
Selain membuat rusak jalan utama, aktivitas rekanan tersebut juga mengganggu pengguna jalan, pasalnya tanah yang sudah dikeruk ditaruh dibadan jalan. 
 
" Kenapa tanah bekas kerukan hanya diserakkan dipingir jalan tidak langsung dibuang. Tumpukan tanah galian tersebut sangat menggangu kami selaku pengendara," ujar salah seorang pengemudi yang sedang melintas.
 
Sementara, Hendra Fakta, Ketua LSM Peduli Daerah Sendiri (Pedas) Merangin saat dikonfirmasi mengaku mendapat laporan dari salah seorang konsultan pengawas yang merasa kewalahan  dengan sikap pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.
 
" Saya dapat laporan dari salah seorang konsultan yang menjelaskan bahwa komposisi adukan saat pengecoran tidak sesuai Spek jalan yang dikerjakan. Seharusnya semen yang digunakan per  meter kubiknya sebanyak 7 sak, namun fakta dilapangan semen yang dipakai per meter kubik hanya 4 sak," jelasnya. (Key)




BERITA BERIKUTNYA