Kondisi Mulai Kondusif, Warga Bubarkan Diri Setelah Wabup Janjikan Akan Selesaikan Masalah

Senin, 26 Oktober 2020 - 15:43:17 WIB - Dibaca: 1620 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Peselisihan dua Desa di Kabupaten Kerinci, yakni Desa Semerap, Kecamatan Keliling Danau dengan Desa Muak, Kecamatan Bukit Kerman, yang mengakibatkan nyaris terjadi bentrok dari Minggu (25/10) hingga Senin (26/10), Wakil Bupati Kerinci, bersama Sekda dan Kapolres serta Dandim turun ke lokasi. 

Dihadapan warga semerap, yang akan melakukan penyerangan ke Desa Muak yang sudah sampai ke Desa Pidung, Wakil Bupati Kerinci, Ir. H Ami Taher, diminta untuk dapat menahan diri, masalah ini dalam proses penyelesian. 

"Aku hadir disini, tidak hanya sebagai wakil Bupati tapi juga warga seiman, kami tidak ingin ada terjadi perselisihan sesama kita," kata Wabup. 

Dia menyebutkan bahwa, Pemkab kerinci dan Forkompinda sedang berupaya melakukan penyelesaian Peladang Semerap dengan Muak. Baru tiga minggu ini pihaknya sudah memanggil kedua belah pihak secara terpisah. 

"kami telah bertemu dengan Peladang Muak dan tokohnnya. Oleh karena itu kepada warga Semerap, beri kami waktu untuk mencari solusi terbaik, aku ingin damai Kerinci ini," ucapnya. 

Dia menjelaskan Sebenarnya, hari ini kita telah jadwalkan pertemuan perwakilan Peladang Muak dengan Semerap, tapi kayo-kayo lah dulu ke sini makanya terpaksa dahulukan yang ini. 

"Yang jelas bagi yang melakukan pelanggaran secara hukum, kita akan proses secara hukum, selain itu jika bisa diselesaikan secara adat akan diselesai secara adat," sebutnya. 

Sedangkan salah seorang warga Semerap menyampaikan, kepada Wakil Bupati Kerinci untuk dapat secepatnya menyelesaikan masalah ini. "Kami minta masalah ini cepat diselesaikan Pak, kami juga tidak ingin terjadi bentrok Pak," ujarnya. 

Setelah Wabup menegaskan akan diselesaikan permasalahan Peladang Muak dengan Semerap, warga Semerap yang sudah sampai di Pidung langsung membubarkan diri pulang ke desanya. (Bdi)





BERITA BERIKUTNYA