JAMBIPRIMA.COM, Muaro Jambi - Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto bersama Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto Rabu, (02 /12), telah melaksanakan kegiatan diskusi dan pengecekan lokasi terkait kerawanan pembangunan TPS di Dusun Tanjung Mandiri Tapal Batas wilayah Kabupaten Muaro Jambi dengan Kabupaten Batanghari.
Dalam pengecekan lokasi tersebut, turut hadiri juga Kasubdit Politik Dit Intelkam Polda Jambi AKBP Bagus Santoso, Kabag Ops Polres Batanghari Kompol Abd. Roni, Kabag Ops Polres Muaro Jambi AKP Ayani, Kasat Intelkam Polres Batanghari AKP Dastu Gustiawan, Danramil Muaro Bulian Kapten Cba Juf Hendri, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi IPTU Khoirunnas.
Kasat Intelkam Polres Muaro Jambi IPTU Razali, S.H., Kapolsek Sei Bahar IPTU M. Syuaib, Panit B Subdit Politik Dit Intelkam Polda Jambi IPTU Marwiansyah, S.H., Kapolsek Bajubang IPTU Frans Sipayung, Kapolsubsektor Bahar Selatan IPDA Mashuri, Ketua Bawaslu Kab. Muaro Jambi M. Yusuf, Ketua KPUD Kab. Batanghari Kadir.
Komisioner KPUD Kab. Muaro Jambi Andi Agusri, Komisioner KPUD Kab. Muaro Jambi Hamdi, Camat Bahar Selatan Tusiyem, Kades Tanjung Lebar Kec. Bahar Selatan Rustam Effendi, Ketua PPK Bahar Selatan Amin Tahar, PPS Desa Tanjung Lebar Agus, Ketua PPK Bajubang Septi, PPS Bungku Juandi.
Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto mengatakan, adanya informasi dari Kepala Desa Tanjung Lebar bahwa terdapat pro kontra pendirian TPS Kabupaten Batanghari di Dusun Tanjung Mandiri Desa Tanjung Lebar, Permasalahan adanya rencana pembangunan TPS 10 Desa Bungku di tengah Dusun Tanjung Mandiri, untuk pemilihan sebelumnya tidak ada TPS di lokasi.
"Untuk wilayah Dusun Tanjung Mandiri memang belum memiliki kepastian hukum tapal batas berdasarkan Permendagri," terangnya.
Lanjutnya Kapolres, untuk terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama berlangsungnya tahap pungut dan hitung suara di lokasi, bersama temukan solusi penyelesaiannya.
Sementara itu Kapolres Batanghari AKBP Heru Ekwanto, menyampaikan, Polres Batanghari pada intinya sama dengan Polres Muaro Jambi untuk hadir melayani masyarakat.
"Pada prinsipnya hal yang harus diutamakan adalah memelihara Kamtibmas agar terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif selama Pilkada serentak tahun 2020," ungkapnya.
Dikatakan Heru, berdasarkan informasi yang didapat, terdapat potensi kerawanan Kamtibmas di lokasi pembangunan TPS di Tapal Batas Desa Tanjung Lebar Kecamatan Bahar Selatan Kabupaten Muaro Jambi dengan Desa Bungku Kabupaten Batanghari.Jika melihat jumlah penduduk masyarakat Kabupaten Batanghari lebih kecil jumlahnya dari masyarakat Kabupaten Muaro Jambi.
Dijelaskan Heru, Solusinya yang ditawarkan ada 2 yakni, Berdasarkan Keputusan bersama KPU Provinsi Jambi, KPUD Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Batanghari bahwa di lokasi Dusun Tanjung Mandiri akan didirikan TPS dari masing-masing Kabupaten, apabila tetap pendirian di lokasi yang sama, maka perlu dilakukan antisipasi keamanan.
"Jika terjadi pergeseran lokasi TPS terjadi maka harus dilakukan langkah antisipasi agar tercapai solusi penyelesaiannya," tutupnya.
Ditempat yang sama Ketua KPUD Batanghari, Kadir mengatakan Bahwa Jumlah TPS 10 Dusun VI Desa Bungku berjumlah 257 orang. Dari jumlah tersebut mereka tersebar di beberapa wilayah yakni Dusun VI, Alam Sakti dan Bukit Sinyal.Terkait jumlah pasti ia tidak memastikan namun berjumlah lebih dari 100 DPT.
"TPS 10 rencana akan kami bangun di depan rumah Ketua Dusun VI Tanjung Mandiri Desa Bungku, dengan alasan mempermudah transpotasi dan mendekatkan pemilih dengan TPS," pungkasnya.
Mantan Bupati Merangin dan Anggota DPRD Provinsi Jambi Apresiasikan SCI Terkait Tembusnya Jalan Ngao
Kodim 0420/Sarko Gelar Komsos Dengan Komponen Bangsa Lainnya
H. Mashuri Laporkan Kondisi Merangin Terkini ke Pjs Gubernur, Sepekan Jelang Pelaksanaan Pilkada Ser
Luapan Aliran Sungai Membuat Jalan Desa Kemantan Terendam Banjir
Ketua DPRD Batanghari Angkat Bicara,Terkait Aset Pemerintah Diduga Diseroboti Calon Bupati