JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI - Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi membatasi media untuk meliput.
Awak media yang datang ke lokasi yang berada di Abadi Convension Center ini pun sangat menyayangkan kejadian ini.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Suci Annisa yang ditemui dilokasi mengatakan alasan penyelenggara tidak mengizinkan masuk media beralasan karena protokol Covid-19.
"Mereka beralasan protokol Covid-19. Padahal awak media yang datang hanya beberapa orang saja. Jauh jumlahnya dengan jumlah orang yang ikut rapat di dalam," ungkapnya, Jumat (18/12/2020).
Pihak panitia penyelenggara mengizinkan beberapa media saja yang masuk dan diminta bergantian.
"Ini tentunya membatasi kita untuk menulis yang berbeda-beda angel," jelasnya.
"Katanya mereka (pihak panitia penyelenggara) menjanjikan rekaman video full rapat pleno. Tapi apa artinya pleno terbuka, jika media masih dibatasi untuk akses masuknya," pungkasnya. (San)
Kapolres Muaro Jambi Pimpin Rakor Latpra OPS PAM Nataru sandi "Lilin- 2020"
Demi Meningkatkan PAD Daerah, Sat Pol PP Terjun Langsung Ke Lapangan Sosialisasikan OSS
Kapolres Muaro Jambi Turun Langsung Selidiki Kasus CPU Alat Berat Senilai Rp450 Juta yang Hilang
Perawat Terkonfirmasi Positif, RSUD MHA Thalib Kerinci Tutup Pelayanan Poliklinik
Mobil Pick- Up Hangus Terbakar di Depan Pom Bensin Sungai Bengkal, Ini Penyebabnya