Berkah Ramadhan, Produksi Cendol Rumahan di Tebo Ilir Meningkat

Jumat, 16 April 2021 - 02:04:45 WIB - Dibaca: 1824 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Meski di masa pandemi COVID-19, bulan Ramadhan tetap mendatangkan berkah bagi umat muslim yang menjalankan Ibadah puasa. Sepertu biasanya menjelang sore hari banyak masyarakat yang menjual makanan atau minuman  untuk berbuka puasa. Aneka ragam makanan dan minuman khas Indonesia di jual di pasaran saat menjelang berbuka puasa.

Salah satunya, Cendol, minuman khas dari negara Indonesia ini selalu di gemari masyarakat Indonesia mulai dari Sabang sampai Marauke. Tak terkecuali di Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yang masyarakatnya masih mempertahankan kearifan lokal tersebut. Cendol yang di produksi di rumah sendiri ini menjadi salah satu usaha yang menguntungkan di setiap bulan Ramadan tiba.  

Namong, salah satu pemilik produksi Cendol rumahan ini mengatakan, usaha cendol ini hanya di saat bulan ramadhan saja. Karena masyarakat selalu mencari cendol dalam jumlah banyak.

Kami selaku pembuat cendol di saat bulan ramadhan ini, Alhamdulillah mendapatkan rezeki yang lumayan. 

Untuk produksi cendol sendiri ada dua macam, yaitu cendol merah dan cendol hijau. Cendol yang laris keras di pasaran biasanya cendol hijau karena pengolahannya yang cukup sederhana bisa di sajikan untuk berbagai campuran aneka ragaman makanan.

Cendol sendiri di bandrol dengan harga 2000 ribu rupiah per bungkus mulai dari cendol hijau dan merah, yang harganya sama saja, di tengah pandemi ini permintaan sebenarnya terbatas juga, terlebih masih dalam musim peralihan cuaca yang kadang tak menentu.

Minuman cendol di kala musim hujan, peminatnya sedikit, karena terpaku dengan cuaca, yang membeli hanya sebagian masyarakat saja.

untuk jumlah pembuatan dalam sehari cendol yang di produksi bisa mencapai 5000 ribu bungkus, itu pun pembuatannya satu harian, karena harus mengejar target untuk di jual di pasar-pasar tradisional dan pasar rakyat.

" Alhamdulillah kebutuhan cendol tercukupi. Selama masa pandemi ini bisa membantu orang yang masih membutuhkan pekerjaan, saat bulan ramadhan sebagian ibu- ibu juga banyak meluangkan waktu dirumah, jadi hal itu bisa membantu ibu ibu untuk menggunakan waktu dengan sebaik mungkin," tutur Namong.

Lanjutnya, sementara, untuk waktu produksi aktif dalam pembuatan cendol dari sore hari hingga tengah malam.

" Walaupun di tengah pandemi COVID-19, beberapa hari ini usaha Cendol masih menguntungkan, dan keuntungan setiap harinya cenderung meningkat," tutup Namong. (San)





BERITA BERIKUTNYA