Kantor Camat Hamparan Rawang Megah, Tapi Tak Mampu Bayar Air dan WiFi

Rabu, 26 Mei 2021 - 12:33:18 WIB - Dibaca: 3755 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, SUNGAIPENUH - Selintas jika berjalan di Jalan MH.Thamrin Simpang Tiga Rawang Kota Sungaipenuh, tampak bangunan baru mewah milik pemerintah berlabel kantor Camat Hamparan Rawang. Tapi sayangnya, kantor yang merupakan tempat pelayanan masyarakat ini, 4 bulan terakhir tidak mempunyai stok air disemua Toilet. 

Bahkan dari informasi warga, diketahui bahwa tak hanya sambungan air. Sambungan Jaringan Internet (WiFi), jaringannya juga diputus lantaran menunggak berbulan- bulan. 

Informasi yang diperoleh jambiprima.com, dari warga yang kerap berurusan dikantor camat, bahwasanya sejak tahun 2021 pihak PDAM Tirta Khayangan telah mencabut penyambungan. 

Hal ini menurutnya membuat pelayanan di kantor Camat Hamparan Rawang terganggu, lantaran setiap ingin buang air, pegawai maupun masyarakat mesti pulang atau pun menumpang di rumah warga setempat.

“ Ya, pegawainya ada di kantor, tapi kami sering kali menunggu lantaran pegawainya mesti pulang buang air atau numpang buang air dirumah warga. Ini kan aneh, kantor Camatnya baru. Padahal, tahun-tahun sebelumnya belum pernah terjadi,” ujar Adi salah seorang warga.

Saat media ini mengkonfirmasi kebenaran hal ini ke pihak PDAM kantor Cabang Hamparan Rawang, Selasa (25/05/2021) kemarin, kepala cabang tidak berada di kantor. Namun salah seorang pegawai yang berada di ruangan kerja membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pemutusan saluran air ke Kantor Camat Hamparan Rawang, lantaran tunggakan tagihan.

“ Ibuk kepala Cabang sedang keluar, kami tidak berani berkomentar banyak. Ya, kami yang memutuskan sambungan air dikantor Camat Hamparan Rawang, dan itu lantaran menunggak,” ujar salah seorang pegawai PDAM Tirta Khayangan cabang Rawang.

Sementara itu Camat Hamparan Rawang, Rafnir Tan saat dikonfirmasi diruangan kerjanya tak mengelak bahwasanya sambungan air dan WiFi telah diputuskan lantaran pembayarannya menunggak. 

“ Benar, tunggakan hanya beberapa bulan saja. Kita sudah berupaya minta waktu ke pihak PDAM dan pihak WiFi, nyatanya tetap dicabut juga,” kata Camat.

Sementara ditanya terkait solusi kedepannya, dirinya mengaku akan melakukan rapat internal dan meminta bawahannya untuk melakukan pemasangan kembali dan membayar tunggakan yang ada.

“Ya, kita butuh air dan WiFi. Kedepan kita akan upayakan menyelesaikan masalah ini,” tuturnya lagi. (mko)





BERITA BERIKUTNYA