JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Rapat Kerja Cabang Olah Raga Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ), Kabupaten Tebo yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo berakhir kisruh, Selasa, ( 22/06/21).
Rapat yang langsung di pimpin oleh Ketua Perpanjangan Antar Waktu (PAW) KONI Kabupaten Tebo, membahas pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (MUSORKAB) ini, menuai protes keras dari sebagian besar Pengurus Cabang Olahraga ( CABOR) Kabupaten Tebo, hal ini dipicu karena pernyataan Ketua KONI Kabupaten Tebo yang mementahkan hasil kerja Tim Penjaringan Pencalonan (TPP) yang dianggap tidak sesuai dengan prosedur.
Pantauan media ini di lokasi acara, dari 26 Cabor yang hadir, 23 Cabor yakni, Cabor Balap Motor, Cabor PBSI, Cabor PABSI, Cabor PABERSI, Cabor Perpani, Cabor FOPI, Cabor PASI, Cabor Tarung Derajat, Cabor Kempo,Cabor IPSI,Cabor Persani, Cabor Kriket, Cabor FPTI, Cabor PSTI, Cabor PELTI, Cabor PDBI, Cabor PODSI, Cabor Percasi, Cabor FORKI, Cabor ISSI, Cabor PRSI, Cabor Muaythai, Cabor PBVSI akhirnya meninggalkan arena Rapat ( Dead Lock ), karena dianggap rapat dianggap keluar dari Substansi Agenda pembahasan.
Ditemui media ini, Ketua Cabor KODRAT Kabupaten Tebo, Kang Umar mengatakan, aksi Walk Out dengan berakhir Dead Lock ini dilakukan oleh para pengurus Cabor karena Ketua KONI dianggap inkonsistens terhadap Hasil Kerja Tim TPP yang nyata nyata adalah Keputusan yang di buatnya sendiri, " jelas Kang Umar.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengcab Balap Motor IMI Kabupaten Tebo H. Hafiz, mengatakan Ketua KONI mengelak dari Amanat Surat Keputusan Perpanjangan KONI Tebo yang dikeluarkan oleh Pengurus KONI Propinsi Jambi nomor 19 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Masa Bhakti Kepengurusan Penggantian Antar Waktu KONI Kabupaten Tebo Masa Bhakti 2017 -2021 tanggal 19 Mei 2021, " ungkap H. Hafiz.
Lanjut dikatakan H. Hafiz, pada diktum kedua pada Surat Keputusan tersebut jelas berbunyi Agar Segera Melaksanakan MUSORKAB KONI Kabupaten Tebo Sesuai AD ART KONI, seharusnya agenda rapat hari ini membahas persiapan teknis MUSORKAB dan evaluasi hasil kinerja TPP, namun malah keluar dari Substansi, ini yang menjadi alasan kawan akhirnya memutuskan untuk Walk Out dan melakukan Dead Lock, yang pertama keluar dari ruangan rapat tadi pengurus Cabor PABSI dan Cabor PBSI yang diikuti oleh pengurus Cabor yang lain, " cetus H.Havis.
Terpisah, Ketua Perpanjangan Antar Waktu KONI Kabupaten Tebo, Robi Harja, hingga saat ini masih belum bisa dikonfirmasi, beberapa kali di hubungi melalui telepon seluler, dan pesan singkat What's App belum memberikan jawaban.(red)
Tantowi Jauhari : Tiga Ranperda Disetujui Menjadi Perda, Harap Segera Disosialisasikan
Pekerja Proyek Jembatan yang Terseret Arus Sungai Merangin Belum Ditemukan
Polres Muaro Jambi Gelar Apel Tiga Pilar Cegah Penyebaran Covid-19
Intruksi Kapolres Muaro Jambi, Polsek Jaluko Gelar Operasi Yustisi
Sudah 3 Wilayah, Ombudsman Jambi akan Lanjutkan Penilaian Standar Pelayanan Publik