Enam Tahun Selalu Terendam, Puluhan Hektare Sawah di Ujung Pasir Tak Bisa Digarap

Selasa, 29 Juni 2021 - 19:23:25 WIB - Dibaca: 1607 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, KERINCI - Hampir Enam Tahun, Puluhan hektare lahan Pertanian di Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci tidak bisa digarap masyarakat. 

Hal tersebut disebabkan air dalam Irigasi selalu masuk ke dalam lahan sawah petani, ditambah lagi dengan kondis irigasi lebih tinggi dari sawah, sehingga air dalam sawah tidak bisa masuk dalam Irigasi. 

Namun, sayangnya sampai saat ini belum ada perhatian dari pihak pemerintah dan OPD terkait untuk mencari solusi sawah yang selalu terendam air tersebut. 

Kepala Desa Koto Tuo Ujung Pasir, Sunandar, mengatakan bahwa lahan pertanian tersebut memang menjadi keluhan masyarakat, karena tidak bisa dimanfaatkan.

"Ya, memang menjadi keluhan besar. Kalau dari dana desa keluhan tersebut tidak bakal terselesaikan, karena dana desa saat ini masih difokuskan pada penanganan Covid-19," jelasnya. 

Terkait dengan lahan sawah yang tidak bisa dimanfaatkan tersebut, Kata Sunandar, pihaknya sudah mendatangkan tim Ahli dari Pengairan untuk melihat lahan sawah selalu terendam air itu. 

"Saya telah mencoba menurunkan tim ahli dari pengairan untuk melihat bagaimana solusi untuk mengurangi debit air atau supaya aliran air bisa lancar, sehingga tidak membanjiri sawah warga, jadi solusinya memang butuh irigasi baru yang mengarah langsung ke anak sungai Batang Merao, untuk itu butuh dana yang amat besar," sebutnya. 

Pihak Pemerintahan Desa sudah menyampaikan persoalan tersebut di Musrembang kecamatan. Namun,  belum ada tindakan dari Kabupaten. 

"Di saat musrenbang kecamatan sudah saya sampaikan di forum yang dihadiri oleh dinas terkait, kita berharap apa yang telah kita sampaikan semoga menjadi perhatian pemerintah daerah," harapnya. (Bdi)





BERITA BERIKUTNYA