Kapolsek Tabir : Tim Satgas Covid 19 Jangan Lengah Berikan Imbauan

Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:49:26 WIB - Dibaca: 1631 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Kapolsek Tabir, IPTU Adha Kumpulkan tim gugus tugas Kecamatan Tabir di Kantor Camat. Tampak turut hadir Koramil 420-08/ Tabir, Camat, Lurah, Kades tokoh MUI Kecamatan, tokoh agama dan tokoh adat.

Dikumpulkan mereka dalam melihat situasi Kecamatan Tabir banyak melakukan kerumunan. Bahkan kabar itu disampaikan Kapolsek tersebar di media sosial.

Kapolsek Tabir IPTU Adha, saat mengatakan meminta masyarakat Tabir untuk mengurangi kerumunan lagi.

" Kita ini mendapat penugasan dari Kabupaten untuk memberikan himbauan Covid 19, " ungkap Kapolsek Tabir IPTU Adha  Sabtu (24/7/2021).

Kapolsek juga menyebutkan, kegiatan doa tahlil itu juga bisa dilakukan dirumah masing - masing. Bukan mengumpulkan keramaian.

"Inikan pemerintah kabupaten sudah memberikan himbauan, untuk terus melaporkan kegiatan masyarakat tentang kerumunan, apa lagi kondisi covid 19 ini, " kata Kapolsek.

Bahkan Kapolsek Tabir IPTU Adha, siap didepan untuk membacakan doa Tahlil jika bukan kondisi Covid 19 ini.

"Saya siap didepan baca doa tahlil, namun ini terkendala covid 19, " singkat Kapolsek.

Sementara Seklur Dusun Baru Kecamatan Tabir, Kamaruddin juga mengatakan, masyarakat sudah resah dengan kabar meninggalnya warga mereka.

"Ini Masyarakat sudah resah, tiap hari meninggal 7 orang dan 5 orang, kami juga sarankan untuk memantuhi Prokes kesehatan, " ungkap Seklur Dusun Baru Kamarudin.

Sementara Tokoh Adat Muktar YS  Mengatakan Kami Tim Gugus Tugas harus aktif kembali.

"Untuk shalat kita anjukan melakukan Prokes, " jelas Tokoh Adat Muktar YS.

Sedangkan kegiatan dilakukan masyarakat itu spotan dari dirinya Tampa adanya tukang dorong, ini adalah Doa tolak balak, bisanya ini turun temurun, ini dilakukan jika Masyarakat sudah resah.

"Alhamdulilah ini sekral, ini doa tahlil tidak ada yang mengizinkan. Ini adalah spontan masyarakat sendiri.  Dengan adanya kegiatan itu hari belum ada lagi orang yang meninggal, " ujar Tokoh Adat Muktar YS.

Dari Hasil rapat kordinasi tidak lagi dapat dihentikan maka satgas hanya dapat menghimbau untuk penerapan prokes dan PPKM jika tetap juga berjalan. (lan)





BERITA BERIKUTNYA