Ketua DPRD Tebo Mazlan Pimpin Rapat Paripurna HUT RI ke- 76

Selasa, 17 Agustus 2021 - 10:59:04 WIB - Dibaca: 1702 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO - Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-76, DPRD Kabupaten Tebo mengadakan sidang istimewa dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan, pada Senin (16/8/2012).

Rapat paripurna itu dipimpin oleh ketua DPRD Tebo Mazlan, S.Kom dan didampingi kedua wakilnya Aivandri AB dan Syamsu Rizal, SE, M.Si.
 

Turut hadir pada paripurna tersebut, Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, Wakil Bupati Tebo Syahlan, unsur Forkopimda Tebo, para kepala OPD, para Camat, hingga asosiasi pemerintah desa seluruh indonesia Kabupaten Tebo dan para undangan lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Tebo menyampaikan proklamasi 17 Agustus 1945 adalah suatu peristiwa bersejarah yang sangat penting dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Hal ini di mana pada masa tersebut bangsa Indonesia berjuang untuk mencapai kemerdekaan. Oleh karena itu ia mengajak semua elemen untuk merenungkan makna dari kemerdekaan dengan cara bekerja keras yang dilandasi disiplin serta semangat juang yang tinggi.

"Hal ini sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan pendahulu kita, yang telah gugur sebagai Kusuma Bangsa," katanya.

Mazlan melanjutkan, pembangunan di daerah yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan pada hakekatnya merupakan bagian dari Pembangunan Nasional.
Hasil dari pembangunan nasional sudah dirasakan, dengan banyak kemajuan yang telah dicapai dan dinikmati oleh bangsa Indonesia sampai saat ini.

" Meskipun dalam situasi yang kurang mendukung saat ini, akibat dampak Covid-19, kita tetap berusaha agar kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dapat pulih kembali seperti sedia kala dan menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang serta dapat melanjutkan cita-cita proklamasi dan amanat UUD 45," ungkapnya.

Sementara itu Presiden Joko Widodo menyampaikan, akibat dari pandemi Covid-19 ini harus membiasakan diri hidup dengan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pandemi juga memaksa sistem pendidikan, rapat dan juga lainnya beradaptasi, seperti belajar melalui daring dan luring dan rapat secara virtual.

" Meskipun demikian, pemerintah secara maksimal dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. Seperti, pemberian bantuan berupa subsidi listrik, bantuan sosial, dan juga kuota internet untuk pelajar," katanya. (Amirul)




BERITA BERIKUTNYA