Sempat Tertunda, Bupati Mashuri Sebut Pembangunan Jembatan Sungai Tantan Kembali Dilanjutkan

Selasa, 24 Agustus 2021 - 23:41:56 WIB - Dibaca: 1424 kali

()

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Rencana pembangunan Jembatan Sungai Tantan Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalotantan yang sempat terhenti akibat belum terjadinya kesepakatan dengan pemilik lahan, sekarang sudah bisa dilanjutkan. Pembangunan Jembatan Sungai Tantan ini dilanjutkan setelah Bupati Merangin H Mashuri menemui pemilik lahan dan memantau langsung progres rencana pembangunan jembatan duplikat dari jembatan yang ada sebelumnya, pada Selasa (24/8/21).

"Setelah saya lakukan pembicaraan dengan pemilik lahan, tidak ada kendala lagi dengan pembangunan jembatan ini. Pemilik lahan telah mengikhlaskan pohon-pohon sawit yang jadi penghalang pemindahan jaringan listrik untuk ditebang," ujar Plt Bupati.

Awalnya Bupati mengakui bahwa Pemkab Merangin mengklaim lebar Daerah Milik Jalan (DMJ) Lintas Sumatera 25 meter, tapi pemilik lahan itu hanya mengakuinya selebar 20 meter.

"Kita mengalah untuk tetap melindungi warga kita, sehingga disepakati bahwa lebar DMJ hanya 20 meter. Posisi tiang listrik yang akan kita pindahkan itu, tidak jadi dilahan warga, tapi masuk dalam DMJ," terangnya.

Namun demikian lanjut Plt bupati, rencana pemindahan tiang listrik di lahan DMJ itu, masih terkendala dengan adanya beberapa pohon sawit yang dahannya akan mengganggu jaringan listrik.

" Alhamdulillah sekarang pemilik lahan telah mengiklaskan pohon-pohon sawit itu ditebang dengan ganti rugi seadanya. Keiklasan ini tentunya akan menjadi amal yang tidak putus-putus, karena ini untuk fasilitas umum," jelasnya.

Setelah jaringan listrik itu dipindahkan sambung H Mashuri, pembangunan Jembatan Tantan sudah bisa dilanjutkan. Untuk itu Plt bupati berharap, pemindahan jaringan listrik itu secepatnya dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aspan menambahkan, jarak antara jembatan yang lama dengan jembatan yang baru yang tadinya sekitar tiga meter, sekarang menjadi sekitar 1,5 meter.

"Kita terpaksa menggeser lokasi jembatan yang baru sedikit merapat ke jembatan yang lama, agar posisi tiang listrik yang akan dipindahkan masuk ke DMJ, mengingat DMJ kita menjadi 20 meter," terang Kadis yang diaminkan Bupati. (Key)





BERITA BERIKUTNYA