JAMBIPRIMA.COM, MUAROJAMBI - Salah satu lembaga pendidikan Islam di Muarojambi, yakni Yayasan Pendidikan Islam Al-Hidayah kini fasilitasnya tampak memprihatinkan.
Sekolah Islam yang berlokasi di jalan Talangkerinci No 25 Desa Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam ini seakan tak dapat perhatian oleh pemerintah, baik Pemerintah kabupaten maupun provinsi.
Yayasan yang memiliki sekitar Empat Ratusan siswa/i dari pendidikan tinggi MIS, MTS dan MAS saat ini kondisi gedung dan fasilitasnya sudah banyak yang rusak.
Pantauan media pada Kamis (28/10/2021) banyak atap sekolah yang sudah bocor. Tak hanya itu, fasilitas pendidikan seperti komputer dan laboratorium serta fasilitas lainnya juga mengalami kerusakan.
"Saya sudah beberapa kali mengajukan kepada pemerintah daerah dan dinas yang terkait agar pengajuan saya direalisasikan, tapi sampai sekarang belum ada realisasi dari pihak terkait. Sebagai Ketua yayasan saya sangat berharap kepada pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah daerah Kabupaten Muarojambi Maupun Pemerintah Desa dan dinas terkait untuk memperhatikan dan diharapkan bisa datang untuk melihat kondisi kegiatan belajar mengajar di yayasan kami, “ jelas Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Hidayah, Sarbaini, Kamis (28/10/2021).
Menurut Sarbaini, anak-anak dalam menjalankan kegiatan belajar tidak betah dan nyaman karena tempat sarana dan prasarana kegiatan belajar mengajar tempatnya atau fasilitasnya kurang memadai dan seadaanya.
"Kami pun butuh dan ingin perhatian dari pemerintah untuk sarana dan fasilitas buat lembaga pendidikan kami," ujarnya.
“Harapan kami dari Ketua yayasan meminta kepada pemerintah Provinsi Jambi dan daerah Kabupaten Muarojambi maupun Pemerintah Desa dan dinas terkait, agar supaya bisa memberikan perhatian baik dalam bangunan gedung maupun buat sarana dan prasarana lainnya yang sangat kami butuhkan," pungakasnya. (Sbh)
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pemkab Sarolangun Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Momen Sumpah Pemuda, Bupati Merangin Perjuangkan Dana Pendidikan ke Kementerian
Bupati Merangin Bahas Pinjaman Daerah Guna Percepatan Pembangunan
Diduga Keracunan, Puluhan Santri Madinatul Ulum Pamenang Dilarikan ke Puskesmas
Bupati Merangin Rapat Forkopimda se Provinsi Jambi untuk Pemulihan Ekonomi