JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Kepala Puskesmas Tabir Barat Bayhaki diduga menggunakan mobil ambulance untuk kepentingan pribadi, yakni untuk membawa peralatan Sparepart alat berat.
Bahkan kabarnya, masyarakat Tabir Barat sebanyak 1.202 orang sudah divaksin belum datanya belum terentri.
Akibatnya, yang baru masuk terentri 154, proses 1,048. Padahal data manual capaian vaksinasi 3,160 orang.
Hal itu membuat penanganan Covid-19 tidak berjalan lancar, hingga Kabupaten Merangin masuk ke level 3.
Seperti diungkapkan Masyarakat setempat, membuat kekecewaan terhadap Kapus Tabir Barat.
"Kami sudah vaksinasi tapi tidak dimasukan ke sistem, " kesal Masyarakat setempat.
Bahkan kabarnya BayHaki terus menjalankan bisnis prabadi mengunakan mobil dinas untuk membawa Seperpak alat berat menuju lokasi tambang.
Sementara Kapolsek Tabir Ulu IPTU Ramadhan Agustiansyah saat dikonfrimasi belum mengetahui persoalan Kapus membawa Seperpak alat berat.
"Wah, belum tau kami apa yg dikerjakan pak Kapus, "singkat Kapolsek Tabir Ulu IPTU Ramadhan Agustiansyah.
Selain, untuk penanganan Covid-19 dibenarkan Kapolsek Tabir Ulu IPTU Ramadhan Agustiansya data manual capaian vaksinasi 3,160 orang.
"Benar untuk data manual capaian vaksinasi 3,160 orang, tapi untuk tambahan dari puskesmas masing-masing, "pungkas Kapolsek Tabir Ulu IPTU Ramadhan Agustiansyah.
Kepala Puskesmas Tabir Barat Baihaki saat dikonfirmasi ke handphonenya bernada tidak aktif dan dilayangkan SMS juga tidak dibalas. (Lan)
Banyak Menelan Korban, IKMM Jambi Desak Pemerintah Buat Jalur Khusus Angkutan Batu Bara
Pemkot Sungaipenuh Sosialisasi Perda Penyelenggaraan Kota Layak Anak
Kapolres Muarojambi Pimpin Langsung Upacara Peringatan Hari Pahlawan
Ketua DPRD Sungaipenuh Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Pemkab Tebo Berikan Bonus MTQ Provinsi Jambi dan Tali Asih ke Keluarga Veteran