JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Oknum Kader PMII Diduga melakukan Pengeroyokan Terhadap Kader HMI UIN STS Jambi. Peristiwa pengeroyokan diduga terjadi terhadap salah satu kader HMI KORKOM UIN STS Jambi oleh beberapa oknum yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa ekstra maupun Intra kampus UIN STS Jambi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekira pukul 17.15 WIB.
Berdasarkan keterangan dari Ronaldo prawinata salah satu Kader HMI FEBI, Adapun kronologi kejadian berawal ketika Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat FEBI mengadakan diskusi di kampus pada tanggal dan jam tersebut.
Kemudian ditengah diskusi berlangsung DEMA, SEMA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, datang dan meminta admistrasi legalitas kegiatan kepada penyelenggara dan terjadilah diskusi yang menghasilkan kegiatan boleh di lanjutkan kembali dengan catatan segera melengkapi administrasi legalitas kegiatan tersebut.
"Diskusi kembali di lanjutkan namun beberapa saat kemudian datang beberapa Oknum mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN STS Jambi masuk ke ruang diskusi dan selang beberapa waktu SEMA FEBI kembali datang ke ruang diskusi dan meminta administrasi legalitas kegiatan segera di buat," kata Ronaldo prawinata, Senin 6 Desember 2021.
Lalu, lanjutnya, ada oknum kader PMII Komisariat UIN STS Jambi yang menggunakan atribut PMII ingin membubarkan diskusi ini setelah itu ada 1 peserta diskusi yang keluar dengan sedikit kesal menendang pintu dan terjadilah pengeroyokan terhadap peserta diskusi tersebut.
"Maka dengan ini kami Himpunan Mahasiswa Islam Ruang Lingkup Koordinator Komisariat UIN STS Jambi mengecam keras akan tindakan intimidasi, diskriminasi dan kriminalisasi (pengeroyokan) tersebut, kami Akan mengawal proses Hukum yang sedang berlangsung sampai tuntas, dan meminta pihak Rektorat memberikan sanksi akademik kepada pelaku terkait kejadian tersebut," katanya.
Sementara itu, HMI KORKOM UIN STS Jambi juga telah membawa persoalan ini ke ranah hukum, menurut pengakuan Ronaldo prawinata saat dikonfirmasi. Dirinya beserta rekan-rekan telah membuat aduan ke Polsek Telanai pada Sabtu, 4 Desember 2021. (Red)