JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Gegara PETI, malam ini Warga Karang Anyar, Kecamatan Pamenang Barat, dikabarkan nyaris bentrok.
Keributan itu bermula saat warga menegur pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI).
Informasi yang dirangkum media ini, awalnya pelaku PETI yang tidak lain adalah anak dan menantu oknum kades setempat sedang melakukan aktivitas PETI di sungai, tepatnya dibelakang rumah warga.
Tak terima ditegur warga, Pelaku penambang mengancam dan nyaris menyerang warga.
Hal itu dibenarkan oleh salah seorang warga, Herman. Saat dikonfirmasi Ia mengaku, orang tuanya nyaris diserang oknum anak kades pelaku PETI itu.
"Sekarang warga lagi kumpul, dan malam ini Polisi juga tengah melakukan mediasi," ungkap Herman, Selasa Malam (14/12/2021).
Sementara Kades Karang Anyar Ahmad saat dikonfirmasi membenarkan adanya insiden itu.
"Iya ada keributan kecil, sekarang polisi sudah turun kelokasi untuk mediasi," Kata Kades.
Saat ditanya terkait pemicu keributan itu, Ia terkesan enggan menanggapinya.
" Sekarang polisi sudah dilokasi," ucap Kades. (lan)