Tahun 2021, Perceraian di Batanghari Meningkat

Selasa, 11 Januari 2022 - 17:20:22 WIB - Dibaca: 563 kali

Foto: istimewa
Foto: istimewa ()

JAMBIPRIMA.COM, BATANGHARI - Angka penceraian di kabupaten Batanghari meningkat dari tahun sebelumnya. Berdasarkan dari data pengadilan agama muara bulian pada tahun 2020 angka penceraian sebanyak 385 perkara.

Saat ini, di kabupaten Batanghari banyak istri yang menggugat cerai suami, tidak itu saja, angka penceraian kian tahun terus saja meningkat. Bahkan ini dilakukan oleh kaum wanita.

Wakil ketua pengadilan agama muara Bulian Ahmad Mus'id Yahya Qodir saat di konfirmasi membenarkan bahwa saat ini di kabupaten Batanghari angka penceraian sangat meningkat. " Angka penceraian di kabupaten Batanghari sangat meningkat," Ucapnya

Dikatakan wakil ketua, penceraian di kabupaten Batanghari justru di dominasi dari kaum wanita, yang di sebut dengan perkara gugat. 

" Untuk faktor penyebab penceraian yakni berselisih dan pertengkaran yang di lakukan secara terus menerus, dengan perkara sebanyak 288 perkara, selanjutnya faktor ekonomi di tengah pandemi saat ini yakni 36 perkara," Ujarnya

Untuk tahun 2021 sendiri ada 396 perkara penceraian yang sudah dilakukan pengadilan agama muara Bulian selama tahun 2021, dan ada peningkatan perkara penceraian di Batanghari sebanyak sebelas perkara.

Berikut data penceraian di kabupaten Batanghari tahun 2021

Pemayung 58 orang, Bajubang 69 orang, Muara Bulian 162, Muara Tembesi 79 Orang, Bathin XXIV 49 orang, Mersam 110 orang, Maro Sebo Ulu 33 orang, dan Maro Sebo Ilir 63 orang. (Indra)





BERITA BERIKUTNYA