JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Cuaca panas dan terik yang terjadi di sebagian besar wilayah Jambi menyebabkan timbulnya titik hot spot. Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Satsiun Jambi, Setidaknya ada 13 titik yang terpantau.
"Saat ini dalam puncak kemarau. Puncak kemarau ini terjadi pada periode Juni hingga Agustus 2022 mendatang," kata Kepala BMKG Stasiun Jambi Ibnu, kemarin.
Kata dia, dengan kondisi musim kemarau ini, sejumlah titik hot spot perlu diwaspadai. Sebanyak 13 titik tersebut yakni ada di Kabupaten Batanghari 1 titik, tepatnya di Muaro Sebo Ulu, selanjutnya di Kabupaten Merangin ada 4 titik yakni di Sungai Tenang, Lembah Masurai dan Pangkalan Jambi.
Selanjutnya juga terpantau di Mestong Kabupaten Muaro Jambi 1 titik, kemudian di Kabupaten Sarolangun 3 titik, tepatnya di Mandiangin dan Batin VIII.
Selain itu juga terpantau 3 titik hot spot di Betara Kabupaten Tanjab Barat dan 1 titik hot spot di Sumay Kabupaten Tebo.
Ibnu mengatakan, puncak musim kemarau Jambi diprediksi berlangsung sejak Juni hingga Agustus mendatang.
"Antisipasi dini memasuki musim kemarau, masyarakat supaya menghemat air serta waspada timbulnya titik panas di Provinsi Jambi," katanya. (CR01)
Sebanyak 5.903 Daftar PPDB Kota Jambi, SMPN Hanya 8 Pendaftar
Nilai Aset Pembongkaran Kantor Wali Kota Jambi Belum Selesai Dihitung
35 Kasus Kebakaran Terkait di Kota Jambi, Kadis Damkar dan Penyelamatan: Kerugian Capai Rp1,2 Miliar
Proyek Normalisasi dan Embung Senilai Rp17 Miliar di Danau Kerinci Kini Disorot
Kapolres Muarojambi jadi Narasumber Gebyar Denma UIN STS Jambi