JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Bupati Merangin Mashuri serius menanggapi permintaan dari pendemo HMI cabang Bangko, terkait ilegal batu bara di Desa Muara Jernih Kecamatan Tabir Ulu.
Keseriusan Bupati Merangin membawa ketingkat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda), dalam menindak lanjuti tuntutan adik Mahasiswa HMI.
"(Besok_red), kita bersama pimpinan daerah akan bawa ke Forum tertinggi dalam persoalan batu bara ini, "ungkap Bupati Merangin Mashuri.
Sebelumnya juga kata Bupati dirinya juga telah melakukan konfirmasi kementerian ESDM, 28 Juli lalu.
"Kita sudah konfirmasi kementerian ESDM 28 Juli lalu, yang nama PT Tiga Manunggal jaya tidak ditemukan di kementerian, "tegas Bupati Merangin Mashuri.
Kita juga telah melaporkan ke pak gubernur, di forum resmi, namun PT Tiga Manunggal jaya tidak ada izinya.
"Kalau ada pengurusan di kabupaten, ini akan saya bekukan. Karena ini pengurusan di pusat, "ucap Bupati Merangin Mashuri.
Kordinator Demo HMI Arjun, saat dikonfirmasi meminta kepada pemerintah Daerah menuntut PT Tiga Manunggal jaya berjalan di operasi Tambang Batu Bara ditutup.
"Kita minta penegak hukum juga secepatnya memproses tambang tersebut,"tutup Arjun. (lan)