Pemkot Jambi Bakal Bangun Pusat Data Terpadu

SPBE, Strategi untuk Mempermudahkan Layanan Informasi Publik

Kamis, 28 Juli 2022 - 10:35:40 WIB - Dibaca: 1580 kali

Tampilan website pemkot Jambi (Foto: Tangkap Layar)
Tampilan website pemkot Jambi (Foto: Tangkap Layar) (Tangkap Layar )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Revolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan peluang bagi pemerintah untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau E-Government, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan TIK untuk memberikan layanan kepada instansi pemerintah, aparatur sipil negara, pelaku bisnis, masyarakat dan pihak-pihak lainnya. 

SPBE memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama, meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, dan menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi, dan nepotisme melalui penerapan sistem pengawasan dan pengaduan masyarakat berbasis elektronik.

Hal itu yang saat ini tengah dikembangkan oleh Bidang Teknologi Informasi, Komunikasi dan Statistik (TIKS) Diskominfo Kota Jambi. Pihaknya kini terus berbenah menjelang dilakukannya evaluasi pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kabid TIKS Diskominfo Kota Jambi, Fernanda Tawaffal menyebutkan, saat ini di Kota Jambi telah menerapkan SPBE di berbagai OPD lingkungan Pemkot Jambi.

Kata dia, tujuan SPBE sendiri adalah guna meningkatkan efisiensi dan keterpaduan penyelenggaraan layanan sistem pemerintahan. “Tahun ini merupakan tahapan evaluasi dan pemantauan,” kata dia, kemarin (27/7) sore.

Evaluasi sendiri akan dilakukan pada tahun 2023 mendatang oleh KemenPAN-RB. Di mana KemenPAN-RB akan menunjuk tim asesor untuk mengevaluasi pelaksanaan SPBE di Pemkot Jambi.

“Kota Jambi saat ini terus berbenah, dari kategori kurang kita optimis hasilnya dapat nilai baik,” jelasnya.

Lebih lanjut Fernanda menyebutkan, hasil dari SPBE ini adalah meningkatkan efisiensi anggaran untuk pembangunan Pemerintah Berbasis Elektronik serta meningkatkan utilisasi infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi yang terintegrasi dan berbagi pakai bagi Instansi Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

“Kita terus melakukan pembenahan, mulai dari regulasinya, tata kelola, pembuatan arsitektur, hingga pelaksanaan audit TIK di dalamnya,” terangnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Abu Bakar menambahkan, bahwa penerapan SPBE sendiri berangkat dari permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini, seperti terjadinya pemborosan anggaran belanja TIK akibat dari setiap K/L/D membangun aplikasi pemerintahan sendiri-sendiri.

“Dengan kondisi seperti itu juga terjadi disintegrasi sistem informasi pemerintahan sehingga validitas data pemerintah kurang diyakini sepenuhnya. Masyarakat juga menuntut pelayanan publik yang transparan, cepat, dan efektif,” jelasnya.

Apalagi dijelaskan Abu Bakar, saat ini Pemkot Jambi terus menunjang Smart City dengan melahirkan berbagai inovasi melalui aplikasi-aplikasi yang tersebar di Pemkot Jambi. 

"Kota Jambi juga akan membangun pusat data terpadu. Itu guna mendukung program pembangunan Pusat Data Nasional. Tujuannya akan membuat sistem pemerintahan menjadi lebih efektif, efisien, dan aman. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA