Maulana Resmikan SPSS Kecamatan Pasar

Rabu, 03 Agustus 2022 - 12:52:48 WIB - Dibaca: 1218 kali

Maulana Resmikan Sekretariat Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kantor Camat Pasar (foto: Ahmad)
Maulana Resmikan Sekretariat Pencegahan dan Penurunan Stunting di Kantor Camat Pasar (foto: Ahmad) (Foto: Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Guna mendukung program penurunan stunting di Kota Jambi, diresmikan Sekretariat Pencegahan dan Penurunan Stunting (SPPS) di Kantor Kecamatan Pasar, Selasa (2/8).

Camat Pasar, Mursida mengatakan, dengan hadirnya sekretariat tersebut agar, bisa menghimpun dan memecahkan permasalahan stunting yang ada di Kecamatan Pasar.

Saat ini diakuinya ada empat kasus stunting di Kecamatan Pasar. Yakni berada di Kelurahan Pasar dan Kelurahan Sungaiasam. “Ini akan kita selesaikan. Semua informasi berkaitan dengan stunting di Pasar nanti terpusat di sekretariat kita,” jelasnya.

Apalagi kata Mursida, tahun 2023 mendatang Kecamatan Pasar menjadi locus penurunan stunting bagi tingkat Provinsi Jambi dan nasional. Sejauh ini, tim pencegahan dan penurunan stunting Kecamatan Pasar juga telah memantau perkembangan tumbuh anak.

“Ada yang kita berikan makanan tambahan untuk perbaikan gizi mereka. Faktor ekonomi bisa menjadi alasan stunting, tapi di samping itu tingkat pengetahuan orang tua dalam pola asuh masih minim,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana yang meresmikan sekretariat tersebut menyebutkan, program pencegahan stunting ini merupakan program nasional. Di mana Kota Jambi saat ini kasus stunting berada di angka 17 persen.

“Harus di bawah 14 persen turunnya. Tentunya perlu upaya tak hanya dari tingkat Pemkot. Namun juga dari tingkat kecematan, kelurahan hingga RT,” terang Maulana, yang juga ketua pencegahan dan penurunan stunting Kota Jambi ini.

Perlu diketahui, hingga kini Pemkot Jambi terus berupaya menurunkan angka stunting (kondisi anak gagal tumbuh, baik fisik maupun otaknya akibat kekurangan gizi) pada balita dan anak. Berdasarkan data tahun 2021, dari 27.615 balita di Kota Jambi, sebanyak 179 balita mengalami stunting. 

Angka itu terus bertambah. Pada 2022, tercatat dari 31.373 balita, terdapat 803 balita mengalami stunting atau sebesar 2,56 persen. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA