Pemkot Jambi Targetkan Cetak 10 Ribu Talenta Digital

Selasa, 02 Agustus 2022 - 12:15:10 WIB - Dibaca: 1314 kali

Pemkot Jambi Gelar Pelatihan DTS untuk ASN (Foto: Ahmad)
Pemkot Jambi Gelar Pelatihan DTS untuk ASN (Foto: Ahmad) (Foto: Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi menggelar pelatihan Government Transformation Academy (GTA), Digital Talent Scholarship (DTS) untuk ASN di Kota Jambi, Senin (1/8).

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Walikota Jambi Maulana itu, berlangsung di Aula BKPSDMD Kota Jambi. Pembukaan oleh wakil walikota tersebut turut didampingi Kadis Kominfo Kota Jambi, Abu Bakar, Kepala BKPSDMD, serta dari perwakilan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Resnaldi.

Maulana mengatakan, fokus pelatihan tersebut yaitu kepada ASN dan TKK semua OPD yang mengelola IT. Dilihat dari sisi kepemerintahan, pemerintah sudah harus mengarah kepada digital dalam proses pelayanan.

“Sebagai Kota Smart City, Alhamdulillah mendapatkan 10 ribu Digital Scholarship Academy. Ada banyak sekali jenis-jenis pelatihan, diantaranya adalah Digital Enterpreneur Academy yang merupakan anak-anak muda yang mulai berusaha dikenalkan dengan digital di bidang entrepreneur. Ada 4 kelas salah satunya desain grafis, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Manajemen resiko, security data, dll,” ujarnya.

Maulana juga berterima kasih kepada kementrian kominfo RI, yang memilih Kota Jambi sebagai salah satu tempat pengembangan digital talent. Ia berharap, dari segi masyarakat, baik gaya hidupnya atau perilakunya, berbasis digital dan bermanfaat untuk meningkatkan di bidang entrepreneur. Sedangkan dari segi pemerintah juga memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang juga berbasis digital.

“Kalau ini dikolaborasikan, maka smart city secara keseluruhan bisa berjalan. Karena sebagus apapun teknologi dan sistem, kalau orangnya tidak memiliki wawasan yang berbasis digital, juga tidak akan jalan. Maka dari itu, ini adalah program yang sangat baik, semoga seluruh peserta dapat mengikuti total sehingga ilmunya bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Kepala Dinas Kominfo KOta Jambi, Abu Bakar, pelatihan tersebut berlangsung selama 5 hari, mulai dari 1-5 Agustus mendatang. Peserta yang ikut sebanyak 112 orang ASN dan TKK dari seluruh OPD termasuk kecamatan.

Digital Talent Scholarship (DTS) sebut Abu, adalah program Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan kompetensi berupa pelatihan Talenta Digital yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan dan daya saing SDM di bidang teknologi Informasi untuk mendukung Transformasi Digital dan peningkatan Ekonomi Digital Indonesia.

“Dan Government Transformation Academy (GTA) ini adalah rangkaian dari kegiatan Digital Talent Scholarship yang dikhususkan untuk ASN/TKK,” sebutnya.

Sebelumnya kata Abu, sudah dilakukan kerjasama dengan penandatangan nota kesepakatan antara Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dengan Pemerintah Kota Jambi nomor : 01/KOMINFO/BLSDM/HK.04.02/01/2022 tanggal 20 Januari 2022 tentang Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Bidang Komunikasi dan Informatika di Kota Jambi.

“Dimana tindaklanjut MoU tersebut Kota Jambi di tahun 2022 ini mendapatkan kuota peserta pelatihan sebanyak 10 ribu talenta digital dengan 8 jenis pelatihan termasuk pelatihan Government Transformation Academy (GTA) yang sebentar lagi akan dimulai pelaksanaannya,” sebut Abu.

“Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo RI yang telah menunjuk Kota Jambi menjadi tempat pelaksanaan Digital Talent Scholarship tahun 2022 ini dengan sebanyak 10 ribu Digitalent Kota Jambi,” ungkap Abu Bakar.

Peserta pelatihan GTA di Kota Jambi ini kata Abu, adalah utusan dari Perangkat Daerah dilingkup Pemerintah Kota Jambi. Untuk tahap pertama (Angkatan I) ini akan diikuti sebanyak 112 ASN/TKK dengan pengajar atau instruktur dari Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Sementara Resnaldi, perwakilan dari Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo RI mengatakan, Kementrian kominfo RI tahun ini menugaskan pelatihan digital sebanyak 100.000 orang untuk seluruh Indonesia. Salah satu bagiannya adalah pemerintah, dinamakan Government Transformation Academy (GTA). 

“Karena apapun ceritanya kalau masyarakat juga bisa, ASN juga harus bisa, sebagai penyusun kebijakan mereka harus ngerti tentang digitalisasi,” katanya.

Lanjutnya, pelatihan ini juga diadakan sebagai upaya percepatan transformasi digital, baik di masyarakat, bisnis, dan wajib di pemerintahan sesuai arahan dari presiden RI.

“Kita aplikasi banyak, dalam hitungan bulan bisa puluhan, cuma masalahnya adalah orang yang akan menjalankan aplikasi itu,” tambahnya.

 “Harapannya pelatihan ini memberikan warna baru untuk ASN di setiap kota, provinsi, di seluruh Indonesia. Supaya bisa menggunakan produk digital, membuat ide, dan melakukan kolaborasi dari produk digital,” katanya. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA