JAMBIPRIMA.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mentargetkan diakhir masa jabatannya dengan Wali Kota Jambi, pelanggan Perumda (PDAM) Tirta Mayang Kota Jambi harus mencapai 100 ribu pelanggan. Target itu merupakan harga mati.
"Target 100 ribu pelanggan di akhir masa jabatan kami. Bisa tidak bisa harus bisa," kata Maulana, saat memperingati hari jadi PerumdaTirta Mayang Kota Jambi ke 48, Minggu (31/7).
Kata Maulana, PDAM juga harus meningkatkan akses pelayanan pada masyarakat. Meskipun pertumbuhan di Kota Jambi saat ini cukup tinggi.
PDAM sebagai palayan air bersih terhadap masyarakat harus mampu mengimbangi kecepatan pertumbuhan.
"Pertumbuhan Kota Jambi tinggi sekali, kita harus mengimbangi itu. Bekerja cepat," sebut Maulana.
Lanjut Maulana, PDAM harus bercentral pada konsumen, karena mereka (pelanggan) adalah raja.
"Keluhan masyarakat segera ditanggapi, proses kebocoroan segera ditindaklanjuti," sebut Maulana.
Dia juga menitipkan kepada PDAM untuk memberi layanan air yang baik.
"Tingkatkan lagi kinerjanya untuk kepuasan masyarakat. Air ini ada hubungan dengan semua aspek kehidupan," sebutnya.
Sementara Dirut Perusahaan Umum Air Minum Tirta Mayang, Dwike Riantara mengatakan, saat ini pelanggan PDAM ada 92 ribu sambungan, atau 75 persen penduduk Kota Jambi yang sudah mendapat pelayanan air PDAM.
"PDAM Tirta Mayang ini merupakan BUMD air minum terbesar ke-4 di sumatera. Tahun 2023, kita proyeksi jumlah pelanggan akan tembus 100 ribu," katanya. (Ahmad)